Quick Count LSI Denny JA 100 Persen: Jokowi Berpotensi Tembus 2 Periode

Oleh Liputan6.comDelvira Hutabarat pada 02 Mei 2019, 17:01 WIB
Diperbarui 02 Mei 2019, 17:01 WIB
Quick Count LSI, Jokowi-Maruf Unggul
Perbesar
Pendiri LSI, Denny JA mengumumkan hasil Quick Count saat konferensi pers bertajuk "Siapakah Yang Terpilih Presiden-Wakil Presiden RI 2019-2024 dan Partai Manakah Yang Juara" di Jakarta, Rabu (17/4). Hasil quick count Pilpres 2019 pasangan Jokowi-Maruf Amin unggul. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil quick count Pilpres 2019 mereka dengan data 100 persen.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf berpotensi melenggang sebagai pemenangan pilpres 2019.

Dalam pemaparannya, Ardian mengatakan, selisih persentase perolehan suara Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi sebanyak 11,7 persen.

Rinciannya Jokowi-Ma'ruf meraih 55,71 persen, Prabowo-Sandi 44,29 persen dengan margin of error atau kekeliruan sebesar kurang lebih 1 persen secara nasional. Ia menyebut, selisih tersebut bukanlah yang angka sedikit.

"Potensial Jokowi akan melenggang 2 periode untuk pemerintahan 2019-2024. Jaraknya 11,7 pesen yang juga kita hitung itu bukan angka yang sedikit," ujar Ardian di Graha LSI Denny JA, Jakarta, Kamis (2/5/2019)

Ardian menjabarkan, sebanyak 21 dari 34 provinsi yang berkontribusi atas keunggulan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf.

Provinsi adalah Bali, Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.

Ardian menyebut, berdasarkan hasil survei ada lima faktor Jokowi sebagai capres petahana sukses melenggang untuk kedua kalinya.

Pertama, sebagian besar masyarakat atau hampir 80 persennya mengaku puas terhadap kinerja Jokowi, khususnya selama masa pemerintahan 2014-2019. Menurut Ardian, program kartu sakti juga menjadi faktor utama keunggulan Jokowi saat ini.

"Mayoritas publik puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi saat ini. Sebesar 69,5 persen. Masyarakat puas dengan enam program Jokowi yaitu KIP, KIS, PKH, dana desa, infrastruktur. Bahkan paling tinggi (tingkat kepuasan masyarakat) ada pada KIP, KIS, dan PKH dengan relatif 96, sekian persen," tukasnya.

 

* Ikuti perkembangan Real Count Pilpres 2019 yang dihitung KPU di tautan ini

2 dari 3 halaman

13 Provinsi Lumbung Suara Prabowo

LSI Denny JA
Perbesar
Hasil survei LSI Denny JA terbaru bertajuk 'Dua Bulan Kampanye: Pertarungan Program dan Isu' saat dirilis di Jakarta, Kamis (6/12). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sementara ada 13 provinsi yang menjadi kontribusi besar terhadap perolehan suara pasangan Prabowo-Sandiaga.

13 provinsi tersebut adalah Aceh, Banten, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Kendati demikian, Ardian kembali mengingatkan keputusan dan penetapan hanya ada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu.

 

Reporter: Yunita Amalia

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓