Pegagang Pasar Induk Cibitung Rayakan Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Oleh Liputan6.com pada 03 Mei 2019, 12:36 WIB
Diperbarui 04 Mei 2019, 11:13 WIB
Yusron Fahmi/Liputan6.com

 

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pedagang Pasar Induk Cibitung, Jawa Barat, menggelar syukuran keunggulan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berdasarkan versi hitung cepat (quick count).

Seperti diberitakan, beberapa lembaga survei telah menyatakan paslon 01 unggul atas paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan persentase sekitar 56%-55% banding 44%-45%.

Tampak kebahagian sejumlah pedagang di Pasar Induk Cibitung, Jumat (3/5/2019). Mereka melakukan doa, makan bersama, serta potong tumpeng.

Perwakilan pedagang Pasar Induk Cibitung, Mansur, mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi Jokowi menang berdasarkan perkembangan pemberitaan serta hasil hitung cepat lembaga survei yang biasanya tidak jauh meleset.

"Kita semua pedagang di Pasar Cibitung pada urunan, kita ikhlas. Pak Jokowi orang baik, jadi harus kita dukung supaya bangsa kita bisa lebih maju lagi," ungkap Mansur mewakili puluhan pedagang yang ada di sana, Jumat.

Dukungan rekan-rekan seprofesinya kepada Jokowi, lanjut dia, karena melihat sosok sang petahana yang merakyat dan mereka juga telah merasakan program Jokowi pada periode pertama.

"Pak Jokowi mah orangnya merakyat, mikirin kita-kita. Nggak nakut-nakutin pembeli, kalo blusukan ke pasar. Gak teriak-teriak harga mahal," ujarnya.

Ia menambahkan, para pedagang juga sudah merasakan kemudahan menjalankan usaha semasa periode pertama pemerintahan Jokowi. 

"Udah gitu kita ngerasain banyak banget program-program Pak Jokowi buat orang kecil seperti kita-kita. Ada KIS, PKH, KIP, dan belum lagi kredit-kredit modal juga gampang. Jadi kita bisa dagang tenang dan keluarga juga senang," papar Mansur.

Ia berharap pada periode kedua Jokowi, kondisi Pasar Induk Cibitung dapat lebih perhatikan.

2 of 2

Makin Maju

"Kita berharap pasar ini ke depannya makin bagus dan maju apalagi nanti pasar mau direvitalisasi. Semoga makin banyak pembeli yang mau belanja ke pasar tradisional, kita-kita pedagang makin diperhatiin lagi," ujarnya berharap.

Salah satu pedagang lainnya, Yono, mengatakan bahwa dirinya ikhlas menyumbangkan dagangannya untuk makan bersama para rekan-rekannya. Karena ia mengidolakan Jokowi.

"Alhamdulillah bersyukur dari 2014 sampai sekarang sama Pak Jokowi saya sangat nge-fans. Di era kepimpinan Pak Jokowi dari satu gerobak, sekarang saya punya delapan gerobak angkringan," kata Yono yang berdagang angkringan di pasar itu. 

Lanjutkan Membaca ↓