BPN Tegaskan Koalisi Prabowo-Sandi Masih Solid

Oleh Liputan6.com pada 29 Apr 2019, 14:57 WIB
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama lima sekjen parpol pendukungnya di Pilpres 2019.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon menegaskan koalisinya masih solid. Ia merespons terbukanya peluang dari Kubu Jokowi-Ma'ruf bila Partai Demokrat berpindah koalisi.

"Ya saya tahu sejauh ini semuanya masih solid," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Dia menegaskan, saat ini BPN Prabowo-Sandi juga tengah fokus pada proses pengawalan suara. Sehingga tidak mau terlalu ikut campur pada urusan internal partai politik koalisinya yakni Demokrat.

"Sekarang ini kita fokus pada mengawal suara mencegah kecurangan melawan kecurangan terangkan sikap partai politik akan ditentukan di serahkan pada partai politik masing-masing," ungkapnya.

 

2 of 3

TKN Buka Pintu

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin membuka pintu bagi Partai Demokrat untuk bergabung. Wacana Partai Demokrat merapat ke koalisi Indonesia Bekerja mencuat karena melihat komunikasi Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono berjalan baik.

Peluang ini disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding. Namun, dia berbicara masih terlalu dini membahas gabungnya Demokrat ke koalisi karena Jokowi belum dilantik menjadi Presiden untuk periode kedua.

"Kami kira masih terlalu dini untuk bergabungnya koalisi pendukung 02 ke 01 mengingat Presiden Jokowi belum dilantik kembali sebagai presiden. Namun kami menyambut baik komunikasi dan silaturahmi yang memperat rasa persaudaraan dan persatuan bangsa pasca- Pilpres 2019 ," kata Karding.

 

Reporter: Sania Mashabi

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓