BPN Bantah Sandiaga Diusir Prabowo Sebelum Deklarasi Kemenangan

Oleh Nanda Perdana Putra pada 18 Apr 2019, 12:59 WIB
Diperbarui 18 Apr 2019, 12:59 WIB
Nur Asia dan Sandiaga Uno
Perbesar
Nur Asia dan Sandiaga Uno (dok. Instagram @nurasiauno/https://www.instagram.com/p/BoiimGwga2h/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menepis isu liar bahwa Prabowo mengusir Sandiaga sehingga tak ikut dalam pidato klaim kemenangan. Dia menegaskan, Sandiaga sedang tidak enak badan dan istirahat di kediaman Kertanegara semalam.

"Enggak itu. Bang Sandi cegukan enggak berhenti. Cegukan, suaranya hilang. Bahkan duduk bareng dengan Pak Prabowo, terus cegukan, terus disuruh Pak Prabowo supaya istirahat di atas. Istirahat kemudian diturutin, kemudian cegukannya itu enggak berhenti," kata Dahnil di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

Menurut Dahnil, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kurang cukup istirahat sejak malam sebelum hari pencoblosan.

"Karena capek kan, Bang Sandi kan enggak berhenti-henti. Kan kemarin tidur jam 01.00 WIB-an, terus jam 02.00 WIB-an sudah tahajud di At-Taqwa, kemudian subuhan, terus langsung milihkan jam 07.00 WIB-an," ucapnya.

 

2 dari 3 halaman

Sempat Diskusi dengan Prabowo

Dahnil mengatakan, usai mencoblos, Sandiaga berdiskusi dengan Prabowo dan tim sembari melihat perkembangan suara yang masuk. Tidak lama, Sandiaga diminta Prabowo untu beristirahat.

"Abis pemilihan Bang Sandi udah di sini (K4) duduk bareng Pak Prabowo. Sambil diskusi nunggu berita dari kawan-kawan di lapangan. Jadi akhirnya diminta Pak Prabowo diminta istirahat di kamar atas, di kamarnya Pak Prabowo. Jadi nggak ada (diusir). Orang saya di situ. Banyak yang di situ," paparnya.

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓