Deretan Nazar Pendukung Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019

Oleh Maria Flora pada 18 Apr 2019, 06:24 WIB
Diperbarui 20 Apr 2019, 06:13 WIB
Banner Infografis Debat Pamungkas Jokowi-Ma'ruf Vs Prabowo-Sandiaga

Liputan6.com, Jakarta - Dari hasil perhitungan cepat sejumlah lembaga survei Pilpres 2019, pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf masih di atas angin dibanding Prabowo-Sandi.

Melihat hasil ini Tim Kampanye Nasional (TKN) mengklaim bahwa tanda-tanda kemenangan telah terlihat di depan mata sejak kampanye akbar di Gelora Bung Karno Jakarta digelar.

"Kami melihat tanda-tanda itu sudah dari tanggal 13, ketika rakyat turun ke GBK, relawan, partai-partai, dan kita harus sama persepsinya. Saya rasa kita tidak pernah melihat kampanye sebesar itu dalam sejarah kampanye. Dan ini memang membuktikan rakyat mendukung Pak Jokowi," ujar Erick di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Sementara itu, roman-roman kekecewaan terbaca pada massa pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Luapan emosi ini diawali karena tayangan televisi yang banyak menampilkan hasil hitung cepat oleh lembaga survei yang memenangkan pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ayoo matikan tv, matikan tv, matikan tv," kata para pendukung di Rumah Pemenangan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Sementara itu, sederet nazar terucap dari masing-masing pendukung jika jagoannya di Pilpres 2019 menang. Tidak hanya keluar dari kalangan warga dan selebritis, nazar pun dilontarkan oleh sejumlah politkus.

2 of 6

Bikin Tumpengan

Keakraban Jokowi dan Prabowo Usai Debat Kedua Pilpres
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) bersalaman usai debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Inul Daratista tak mau menyia-nyiakan hak suaranya untuk memilih presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019. Bersama suaminya, Adam Suseno, Inul Daratista melakukan pencoblosan ‎di TPS 171 di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Bahkan, Inul bernazar jika Jokowi kembali terpilih menjadi presiden dan menang di Pemilu 2019, dia akan menggelar pesta tumpeng besar-besaran. Hal itu dilakukan sebagai bentuk syukur kalau yang didukungnya menjadi pemenang.

"Aku mau pesta tumpeng di mana-mana, di rumah, di tempat kerjaan. Ya di mana-mana bikin tumpengan lah kita selametan. Ya selamatan kecil-kecilan aja," kata Inul Daratista.

3 of 6

Renovasi 1.000 Rumah Janda Tua

Dedi Mulyadi
Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang maju pada pemilu legislatif merasa tersiksa dengan status calon legislatif. (Liputan6.com/ Abremana)

Hal ini pernah diungkap Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, usai pengukuhan tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang No 123, Kota Bandung, Minggu (14/10/2018).

"Sok saya mah, Jokowi-Ma’ruf menang, saya robohkan seribu rumah tidak layak huni milik janda tua. Tentu, kita bangun lagi. Ini bentuk keberpihakan kita kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.

Menurut Dedi, keberpihakan tersebut telah lama dia tunaikan bahkan sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.

4 of 6

Kabur ke Jerman Jika Jokowi Kalah

farhat-abas-130717b.jpg
Farhat Abbas

Farhat Abbas ternyata punya nazar khusus di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Pengacara yang menjadi anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin itu berjanji apabila Jokowi - Maruf Amin kalah di Pilpres 2019, dirinya akan meninggalkan Indonesia. 

"Kalau Jokowi dan Maruf kalah, gue enggak tinggal di Indonesia lagi. di Germany," kata Farhat Abbas.

Farhat Abbas kerap menunjukkan semangatnya dalam mendukung Jokowi-Maruf Amin. Bahkan dirinya didaulat sebagai juru bicara influencer untuk Jokowi - Maruf Amin.

Sebaliknya jika Jokowi-Ma'ruf menang, Farhat mengaku dirinya akan lepas lajang.

"Nazarnya nikah dong. Kan sekarang duda nggak nikah dulu. Fokus bantu Jokowi - Maruf Amin," pungkasnya.

5 of 6

Wali Kota Solo Cukur Gundul

Jokowi-Ma'ruf Tunjukkan Kartu Sakti Andalan di Debat Kelima Pilpres
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Cawapres Ma'ruf Amin menunjukkan kartu andalan saat Debat Pilpres 2019 kelima di Jakarta, Sabtu (13/4). Debat kelima merupakan debat terakhir dalam masa kampanye dan mengambil tema Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mencukur habis rambutnya. Hal tersebut merupakan nazarnya jika Jokowi-Ma'ruf menang tolak di Solo.

"Ini buang sial sekaligus wujud syukur diberikan kemenangan di Solo, karena tugas saya dan Mas Her Suprabu hanya Solo," katanya di kantor DPC PDIP Surakarta, Purwosari, Laweyan, Rabu (17/4/2019).

Namun, Rudy tak mencukur kumisnya. Menurutnya, kumis tersebu sudah mencari ciri khasnya.

"Wah jangan kalau kumisnya," katanya sembari bercanda.

6 of 6

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓