Tak Dampingi Prabowo, BPN Ungkap Keberadaan Sandiaga Uno

Oleh Liputan6.comAdy Anugrahadi pada 17 Apr 2019, 17:22 WIB
Rachmawati Soekarnoputri terlihat menangis saat calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berpidato.

Liputan6.com, Jakarta - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya menanggapi hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Namun dalam pidatonya, Prabowo tak didampingi cawapres Sandiaga Salahuddin Uno. Prabowo hanya ditemani sejumlah tim pemenangan.

Anggota BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean menyampaikan, Sandiaga masih berada di dalam rumah Prabowo. Dia memang sengaja diam di dalam rumah dan tidak keluar menemani Prabowo berpidato.

"Pak Sandi ada di dalam (rumah). Lagi sedikit merumuskan pernyataan," jelasnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4) sore.

Ferdinand mengatakan, Prabowo-Sandi tak harus selalu tampil berdua. Terpenting capres Prabowo telah menyampaikan pidatonya. Sandi, kata dia, akan segera menyampaikan pidatonya.

Dia mengatakan, masyarakat tak perlu berspekulasi atas ketidakhadiran Sandi. "Nanti akan ada waktunya keluar (berpidato). Tunggu saja," pungkasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo meminta semua pendukung dan relawan tenang. Dia meminta para relawan dan pendukungnya tidak terprovokasi.

Sementara itu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar, menjelaskan ketidakhadiran Sandiaga Uno saat Prabowo memberikan pernyataan ke awak media.

Ia mengatakan, keduanya akan berpidato secara bergantian. Sandiaga sebentar lagi akan keluar untuk memberikan pernyataan.

"Nanti setengah jam lagi kita akan mendengar pidato dari Sandiaga," ucap Dahnil," ujar dia

 

 

* Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

2 of 3

Kawal Kotak Suara

Rachmawati nangis
Rachmawati menangis saat Capres Prabowo Subianto memberikan Konferensi Pers di Rumah Pemenangan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019)

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengajak para relawan dan pendukungnya untuk mengawal kotak suara Pemilu 2019 yang baru saja usai. Menurut dia, hal itu penting untuk dilakukan agar hasil suara tidak disalahgunakan.

"Kawal kotak suara, karena itu kunci kemenangan kita, agar kebohongan yang sudah dilakukan bisa dilawan," ujar Prabowo di rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4/2019) petang.

Selain itu, Prabowo juga meminta pendukungnya bersikap tenang dan menghindari provokasi yang mungkin akan muncul.

"Saya tegaskan kepada pendukung saya untuk sama sekali tidak terprovokasi dan menghindari tindakan berlebihan di luar hukum serta kekerasan apa pun," ujar Prabowo.

Masih kepada relawan dan pendukungnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta mereka untuk menjaga TPS.

"Terima kasih untuk pendukung kita, silakan menjaga TPS," pungkas Prabowo.

 

Reporter: Hari Ariyanti

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓