Pesan Mahfud MD Jelang Hari Pencoblosan

Oleh Liputan6.com pada 17 Apr 2019, 05:05 WIB
Diperbarui 17 Apr 2019, 05:05 WIB
Mahfud Md
Perbesar
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud Md berada dalam mobil ketika meninggalkan Gedung KPK, Rabu (27/2). Mahfud Md memenuhi undangan para unsur pimpinan KPK untuk berdiskusi tentang tindak pidana korupsi dan pencegahannya. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md meminta kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Serentak 2019. Untuk calon pemimpin, Mahfud berharap masyarakat dapat memilih pemimpin yang tepat.

"Mari pilih pemimpin yang baik, bukan yang menjual agama atau ayat-ayat Alquran. Pilih pemimpin yang bisa membawa dan memimpin negara kesatuan Republik Indonesia," kata Mahfud dalam akun instagramnya, @mohmahfudmd, Selasa (16/4/2019).  

Selain itu, Mahfud juga meminta masyarakat melihat calon pemimpinnya tak hanya dari visi-misi yang disampaikan saja. Melainkan juga dari rekam jejaknya.

"Jangan hanya percaya pada visi dan misi para kandidat yg disampaikan secara formal tapi cek dan pahami rekam jejak calon apakah sesuai dengan yg disampaikan," ucap Mahfud.

Sebelumnya Mahfud mengatakan sudah menjatuhkan pilihan pada pilpres 2019. Ia menampik anggapan bahwa dirinya belum menetapkan pilihan pada pemilu 2019.

 

2 dari 3 halaman

Bertemu Ustaz Yusuf Mansur

Datangi KPK Mahfud MD Diskusi Tentang Tindak Pidana Korupsi
Perbesar
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memenuhi undangan pimpinan KPK di Jakarta, Senin (25/03). Kedatangannya tersebut untuk melakukan diskusi tentang tindak pidana korupsi dan pencegahannya.merdeka.com/dwi narwoko

Ustaz kondang Yusuf Mansur menemui Mahfud Md. Pertemuan dengan pendakwah yang juga pendukung Jokowi-Ma'ruf ini menjadi isyarat kemana dukungan Mahfud di Pilpres 2019.

"Anda sudah bisa menyimpulkan," ujar Mahfud saat didesak wartawan tentang dukungannya ke Jokowi-Ma'ruf Amin.

Mahfud juga menegaskan ihwal rumor yang menyebutkan kalau mau ketemu Prabowo, "Itu informasi hoax karena tak pernah ada rencana ketemu beliau," tepis Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan ini.

Pengakuan Mahfud ini juga diamini oleh Ust Yusuf Mansur yang memastikan bahwa Mahfud tetap satu barisan.

"Beliau ini guru bangsa, tapi beliau sudah memberikan arahan tentang kriteria seorang calon yang layak dipilih," tambah ust Yusuf Mansur usai bertemu Mahfud di kantor MMD Initiative, Jakarta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yusuf Mansur dan Gus Ipul merupakan salah satu pendukung utama Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Bahkan, Mahfud juga pernah menjadi nara sumber dalam acara Ngaji Kebangsaan di Makodam V Brawijaya, Minggu, 7 April 2019 bersama Yusuf Mansur, Gus Ipul, dan Slank.

Selain merapatkan barisan untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, ketiganya juga berencana melakukan migitasi politik pasca Pilpres 2019.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓