Prabowo Subianto: Kadang-Kadang Pemimpin Harus Marah

Oleh Liputan6.com pada 12 Apr 2019, 17:48 WIB
Diperbarui 12 Apr 2019, 17:48 WIB
Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto berkampanye di Lapangan Sriwedari, SOlo
Perbesar
Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto berkampanye di Lapangan Sriwedari, Solo (Merdeka.com)

Liputan6.com, Jakarta - Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto menyatakan, pemimpin terkadang harus marah. Kemarahan pemimpin bagi Prabowo merupakan sikap demi kebaikan.

Mulanya Prabowo memaparkan soal lima poin tantangan bangsa kedepan. Di sela paparan, Prabowo menegur stafnya lantaran lamban mengubah slide paparan di layar. Dia pun mengungkapkan, bahwa terkadang pemimpin harus marah.

Kemudian, Prabowo mencontohkan dalam kehidupan keluarga bila seorang ayah marah kepada anaknya yang ngeyel.

"Kadang-kadang pemimpin, guru, bapak, harus marah. Bayangkan kalau ada seorang bapak anaknya enggak mau sekolah, bangun sekolah enggak mau, ya sudah tidur saja," kata Prabowo saat pidato kebangsaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

"Ini bapak macam apa? Ini bapak yang menjerumuskan anaknya sendiri, nak tidur, sudah malam. Enggak mau, mau nonton TV. Ya sudah silakan nonton TV. Ada orangtua baik seperti ini?" sambung Prabowo Subianto.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Contoh Tentara

Prabowo Subianto
Perbesar
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (7/4). Kampanye akbar Prabowo-Sandi diawali dengan salat tahajud dan salat subuh berjamaah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Tak hanya itu, mantan Danjen Kopassus itu mencontohkan dalam kegiatan tentara yang sedang apel ketika anak buah menghadap komandan pasukan tempur.

"Hari ini kalian mau lari, apa duduk duduk saja? Ada Komandan gitu berhasil? Jadi jangan soalkan Prabowo marah-marah," tandas Ketum Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, kemarahan Prabowo sempat dipersoalkan sejumlah pihak saat menggebrak podium pidato saat berkampanye di Yogyakarta. Saat itu, Prabowo menggebrak podium sekitar empat kali dengan kencang. Hal itu pun dinilai pihak lain sebagai sosok Prabowo yang tempramental.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓