Ma'ruf Amin: Ibu-Ibu Sudah Bertekad Memenangkan Pasangan 01

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 09 Apr 2019, 01:26 WIB
Ma'ruf Amin

Liputan6.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara Majelis Taklim Bersalawat di Istora Senayan, Jakarta. Acara itu dihadiri ribuan anggota majelis taklim berhaluan ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).

Dalam acara itu, Ma'ruf Amin didampingi Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi. Hadir pula Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imim), Dewan Pengarah TKN Diaz Hendropriyono, dan juga Mustasyar PBNU, KH Manarul Hidayat.

Dia pun sempat menyanyi dan mengajak para ribuan jema'ah yang hadir ikut mendendangkan bersamanya. Lagu yang dinyanyikan adalah gubahan lagu dari Garuda Di dadaku.

"Jokowi presidenku, Kiai Ma'ruf wakil presidenku. Ku yakin kali ini pasti menang. Kobarkan semangatmu, tentukan pilihanmu. Ku yakin 01 pasti menang," nyanyi Ma'ruf di lokasi.

Dia pun mengaku baru kali ini ia bernyanyi di hadapan orang banyak. "Saya ini enggak pernah nyanyi, tapi kali ini depan ibu-ibu saya nyanyi," ungkap Ma'ruf.

Dia pun berharap dengan dukungan para kaum ibu-ibu, pasangan calon nomor urut 01 menang dalam Pilpres 2019.

"Mudah-mudahan kita menang. InsyaAllah menang. Apalagi ibu-ibu sudah tekadnya memenangkan 01, InsyaAllah kita menang," jelas Ma'ruf Amin.

 

2 of 3

Pernah Jadi Guru Majelis Taklim

Maruf Amin
Cawapres KH Ma'ruf Amin berkampanye di Madura. (Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf mengaku pernah menjadi guru majelis taklim dalam menyiarkan agama Islam di Indonesia. Karena itu, menurut dia, dirinya maju sebagai Cawapres juga mewakili majelis taklim.

"Saya ini dulu guru majelis taklim yang mengajar dari majelis ke majelis. Jadi kalau saya sekarang menjadi cawapres, berarti yang menjadi Cawapres sekarang adalah ustadznya majelis taklim-majelis taklim," ujar Ma'ruf.

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendoakan agar ke depannya ada lagi anggota majelis taklim yang tidak hanya bisa menjadi Calon Wakil Presiden, tapi juga menjadi Presiden Indonesia.

"Mudah-mudahan besok ada lagi dari majelis taklim yang bukan hanya cawapres, tapi menjadi presiden," ucap mantan Rais Aam PBNU ini.

3 of 3

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓