Prabowo Terharu Melihat Spanduk Rakyat dari Karung

Oleh Liputan6.com pada 07 Apr 2019, 08:16 WIB
Diperbarui 09 Apr 2019, 08:13 WIB
Prabowo melihat spanduk yang berasal dari kain putih bekas dicat hitam bertuliskan 'Wilujeung Sumping Prabowo di Kota Galuh'.

Liputan6.com, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto terharu atas perjuangan rakyat Indonesia yang mendukungnya. Sebab, dia melihat pendukungnya rela memanfaatkan barang bekas seperti karung untuk membuat atribut kampanye.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat memberikan pidato politiknya dihadapan ribuan masyarakat Ciamis, Jawa Barat, yang berlokasi di lapangan Lokasana, Sabtu, 6 April 2019. Saat itu Prabowo melihat spanduk yang berasal dari kain putih bekas dicat hitam bertuliskan 'Wilujeung Sumping Prabowo di Kota Galuh'.

"Saya minta maaf saya tidak bisa bagi-bagi kaos ke kalian, saya terharu liat spanduk rakyat itu," ungkap Prabowo sembari menunjuk ke spanduk yang dibawa masyarakat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta kepada para staf dan pengawal pribadinya untuk tak terlalu khawatir menjaganya saat kampanye terbuka. Dia pun meminta kepada para staf dan pengawal untuk duduk di belakangnya saat ia pidato.

Sebab, Prabowo mengaku merasa sangat aman bersama rakyat, meskipun dalam beberapa hari terakhir ini dirinya kerap mendapatkan tindakan yang tak nyaman oleh para penguasa di Jakarta saat kampanye di beberapa kota.

"Eh kalian berdua duduk saja aku aman di tengah rakyat, yang gak aman di Jakarta, kita dikerjain terus," ucap Prabowo.

Selain itu, capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga mengimbau kepada para pejabat yang bertanggung jawab di Pemilu ini, yakni Bawaslu, KPU dan KPUD, untuk dapat berbuat adil dan jujur agar tidak menghancurkan masa depan rakyat Indonesia.

"Masa depan rakyatmu ada di pundak kalian. Janganlah menghancurkan masa depan rakyat Indonesia. Kalau ketidakbenaran terus dilanjutkan, rakyat akan mengambil tindakannya sendiri," tegasnya.

Untuk itu, Prabowo meminta kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya rakyat Jawa Barat untuk ikut serta menjaga perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat Pemilu 2019 digelar. Ia juga meminta agar rakyat Indonesia ikut mengawal Kotak suara yang berisikan kertas perolehan suara sehingga tidak dicurangi oleh pihak manapun.

"17 April saya butuh dukungan kalian semua. Saya mengajak seluruh rakyat harus jadi saksi tunggu penghitungan sampai malam, jaga itu kotak suara jangan sampai diganti di tengah jalan," tandasnya.

2 of 3

Sandiaga Kampanye di Temanggung

Sandiaga Kampanye di Temanggung
Sandiaga kampanye di Temanggung (Merdeka/Muhammad Genantan Saputra)

Sementara, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji bakal meningkatkan kehidupan ekonomi warga Temanggung. Hal ini dikemukakan saat menghadiri Halaqoh K2 Ahlussunnah waljamaah (Aswaja) di Ponpes Ridho Allah, Kauman, Kaloran, Temanggung Jawa Tengah, Sabtu, 6 April 2019.

"Bersama Prabowo Sandi, kami akan meningkatkan ekonomi Temanggung. Para petani akan mudah mendapatkan pupuk, obat-obatan dengan harga terjangkau. Bukan hanya petani dan masyarakat Temanggung saja, tapi juga seluruh Indonesia," terang Sandi.

Di Temanggung, Sandi juga melihat jalannya Rumah Siap Kerja guna menekan jumlah pengangguran terutama di kalangan anak muda.

Mantan wakil gubermur DKI itu yakin Rumah Siap Kerja bisa memberikan pekerjaan bagi dua juta penganggur dikalangan anak muda.

"Fasilitas ini juga memberikan bimbingan karir, minat dan bakat serta mempersiapkan mereka menjadi angkatan kerja yang inovatif, kreatif dan tangguh untuk menghadapi tantangan dunia kerja," lanjut Sandi.

Sandiaga tidak akan menyia-nyiakan amanat jika terpilih melayani masyarakat Indonesia. "Kami akan fokus pada harga-harga kebutuhan pokok terjangkau stabil dan penyediaan serta penciptaan lapangan kerja untuk anak negeri menuju Indonesia Adil Makmur," ucap Sandi.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

 

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓