Ma'ruf Amin: Kalau Tidak Mau Pilih Jokowi, Pilih Saya Saja

Oleh Liputan6.com pada 29 Mar 2019, 17:01 WIB
debat cawapres 2019

Liputan6.com, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengunjungi Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Jumat (29/3/2019).

Dalam tausyiah singkat, Ma'ruf mengingatkan untuk menjaga kerukunan di tengah panasnya hiruk pikuk Pemilu 2019. Ma'ruf berpesan kepada santri yang hadir, untuk saling menghormati perbedaan pilihan politik.

"Kalau berbeda partai, lakum partaiukum, walana partaiuna, partai anda partai anda, partai kita partai kita. Enggak usah berantem. Kalau pilihan capres, lakum capresukum walana capresuna, kalau calon presiden ente, calon presiden ente, calon presiden kita, calon presiden kita," ujar Ketum MUI nonaktif itu.

Ma'ruf juga mengatakan tidak perlu pusing untuk menentukan pilihan pada 17 April 2019 mendatang.

Menurut dia, kalau ada yang tidak suka Jokowi, bisa memilih dirinya di surat suara. Begitu pula sebaliknya.

"Kalau tidak mau pilih saya, pilih saja Pak Jokowi. Betul? Kalau tidak mau pilih Pak Jokowi pilih saya, gitu. Kan, gampang enak kan, enggak perlu berantem," ucap Ma'ruf.

 

2 of 2

Berharap Tambah Suara

Ma'ruf juga menyinggung pihak-pihak yang menganggap Pilpres ini sebagai perang badar. "Ada yang bilang pilpres perang badar, kok perang badar. perang badar itu perang Islam dan kafir. Pilpres bukan perang tapi mencari pemimpin yang terbaik," tegasnya.

Dalam kunjungan kali ini, Ma'ruf menyanjung pesantren sebagai tempat kaderisasi pemimpin masa depan. Menurutnya, pesantren Al-Ittifaqiah mengajarkan agama yang Rahmatan Lil Alamin.

Di sisi lain, dia berharap kedatangannya ke pesantren ini bisa menambah suara pemenangan di Sumatera Selatan. Apalagi pimpinan ponpes Al-Ittifaqiah KH Mudrik Qori mendoakan dan mendukung pencalonan Ma'ruf bersama petahana Joko Widodo.

"Karena itu saya berkeyakinan bahwa di Sumsel juga elektabilitas Pak Jokowi dengan saya akan terus naik, walaupun sekarang kurang sedikit," ucapnya.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓