Alasan TKN dan BPN Sepakat Pilih Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi Jadi Moderator

Oleh Maria Flora pada 26 Mar 2019, 16:47 WIB

Fokus, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu memediasi pertemuan Tim Kampanye Nasional (TKN) dari kubu capres cawapres nomor 01 dan Badan Kampanye Nasional (BKN) dari kubu capres-cawapres nomor 02 terkait siapa yang akan ditunjuk sebagai moderator debat Pilpres 2019 yang akan dilaksanakan Sabtu, 30 Maret. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (25/3/2019), setelah melakukan musyawarah, pihak TKN dan BKN akhirnya sepakat menunjuk Retno Pinasti pembaca berita Liputan 6 SCTV dan Zulfikar Naghi pembaca berita Indosiar.

Kedua nama disepakati setelah mencermati rekam jejak kedua presenter berita tersebut. Salah satunya faktor independensi dan kemampuan keduanya.

"Untuk debat keempat TV penyelenggaranya adalah Emtek Grup dan Metro TV. Kemudian BPN 02 memberi catatan bahwa TV penyelenggara debat keempat untuk bersikap independen, netral, dan profesional," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Kedua belah pihak bisa saling menyepakati moderator sehingga moderator tidak membuat ketidaknyamanan para kandidat," ucap perwakilan TKN Aria Bima.

"Kita memilih dan sepakat untuk 2 nama ini," ujar perwakilan BKN Ferry Mursidan Baldan.

Selain menunjuk dua moderator, terkait debat keempat pilpres, KPU dan tim kampanye kedua paslon juga sepakat menunjuk beberapa pembawa acara televisi.

Mereka adalahWanda Dwi Utari dari Indosiar dan Rory Asyari dari Metro TV untuk pembawa acara prosesi pengujian debat. Aviani Malik dari Metro TV dan Reza Ramadhansyah dari SCTV sebagai pembawa acara saat konferensi pers.

Selain itu, masih ada tugas sebagai pembawa acara off air dan wall of fame. Untuk tugas ini dipercayakan kepada Priska Niken dari SCTV dan Wahyu Wiwoho dari Metro TV. Debat yang disiarkan Indosiar, SCTV, dan Metro TV ini akan dilaksanakan di Hotel Shangrila, Jakarta.

Live Streaming

Powered by