Timses Sebut Pidato Jokowi Tidak Memaksa Prabowo Kembalikan Lahan HGU

Oleh Ratu Annisaa Suryasumirat pada 26 Feb 2019, 07:58 WIB
Diperbarui 26 Feb 2019, 07:58 WIB
Pidato Jokowi di Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju
Perbesar
Capres nomor urut 01 Joko Widodo memberi sambutan pada acara Konvensi Rakyat di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2). Konvensi Rakyat mengangkat optimis Indonesia maju. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga mengatakan, soal pengembalian lahan tanah HGU (Hak Guna Usaha) yang disebut calon presiden nomor urut 01, Jokowi dalam pidatonya kemarin, Minggu 24 Februari 2019 bukanlah sebuah paksaan agar tanah dikembalikan. Sebab, kepemilikan HGU sendiri tidak melanggar aturan apa pun.

Hal tersebut semata-mata untuk menjawab pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam debat kedua, yang menyebutkan ia rela mengembalikan lahan miliknya ke negara.

"Yang nantang ngasih siapa, siapa yang nantang ngasih. Ya kalau nantang, tantang balik dong. Ditanya balik, ini gimana gitu. Kan pengusaha-pengusaha atau yang punya lahan yang lain kan ga nantang. Sementara Pak Prabowo gimana, nantang nggak. Ya selesaikan saja tantangannya," tukas Arya di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Dia pun menegaskan, ucapan Jokowi tersebut juga bukanlah serangan pribadi kepada Prabowo. Sebab, Prabowo menyebutkan bahwa ada segelintir orang yang menguasai lahan di Indonesia, dan Arya menilai bahwa Prabowo sendiri ternyata termasuk segelintir orang tersebut.

"Soal Pak Jokowi menyampaikan kemarin itu masalah HGU-nya Pak Prabowo itu lebih kepada karena selama ini Pak Prabowo ngomong bahwa ada segelintir orang menguasai Indonesia, ternyata Pak Jokowi akhirnya memberi tahu, Anda (Prabowo) loh ternyata yang segelintir orang itu," tuturnya.

"Ternyata Pak Prabowo ikut di dalamnya. Jadi dia sendiri ngomong gitu bahwa dia sendiri yang terlibat, jadi bukan pribadi karena dia ngomong sesuatu yang menyangkut negara," tandas Arya.

2 dari 3 halaman

Pidato Jokowi

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 01 Jokowi membanggakan program bagi-bagi sertifikat kepada rakyat Indonesia. Bagi-bagi sertifikat adalah salah satu program unggulan Jokowi-Jusuf Kalla selama memimpin RI.

Dalam konteks ini, Jokowi kembali menyinggung ratusan ribu lahan milik Prabowo di Aceh dan Kalimantan. Dia mengatakan, bakal menanti pemilik konsesi yang berkomitmen untuk mengembalikan tanahnya ke negara.

"Jika ada penerima konsesi besar yang mau mengembalikan ke negara," jelas Jokowi di acara pidato politik berjudul 'Optimis Indonesia Maju' di SICC, Sentul, Jawa Barat, Minggu 24 Februari 2019.

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓