TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Jenguk Dua Korban Ledakan Senayan

Oleh Liputan6.com pada 18 Feb 2019, 07:52 WIB
Diperbarui 19 Feb 2019, 13:14 WIB
Tim Gegana Sisir TKP Ledakan Senayan

Liputan6.com, Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menjenguk dua korban ledakan yang terjadi di area debat calon presiden (capres) yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) dr Mintohardjo.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Farhat Abbas mengatakan, kedua korban tersebut adalah Karsikin Edy Anwar dan Asma Dahlia merupakan anggota Seknas Jokowi-Ma'ruf.

"Keduanya saat kejadian berada di dekat panggung dan mengalami gangguan telinga serta gangguan perut," kata Farhat di RSAL Mintohardjo, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019 seperti yang dilansir Antara.

Menurut dia, keduanya tidak mengalami luka berdarah namun harus menjalani rawat inap untuk penyembuhan.

Farhat meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas apakah ledakan tersebut akibat teror atau memang ada sejenis tabung yang meledak.

"Apakah akibat teror atau mungkin sejenis tabung meledak, itu bukan wewenang kami berbicara. Silahkan Polda Metro Jaya mengusut dan menyelidiki kasus tersebut," ujar dia.

Dia menjelaskan, selain dua orang yang dirawat di Mintohardjo, ada tiga orang yang dirawat di RS Pelni dan dua di rumah sakit di daerah Jakarta Utara akibat ledakan itu.

Kedatangan Farhat tersebut juga bersama dengan beberapa relawan Seknas Jokowi-Ma'ruf.

2 dari 3 halaman

Bukan Ancaman

Terdengar Suara Ledakan Polisi Sisir di Parkir Timur Senayan
Sebuah mobil polisi berpatroli tidak jauh dari lokasi ledakan di Parkir Timur Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (17/2). Ledakan terjadi di dekat lokasi nonton bareng yang disediakan untuk pendukung capres. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan, ledakan yang terjadi di parkir timur Gelora Bung Karno, berasal dari petasan. Dia menduga pelaku hanya usil.

"Saya sudah dapat laporan Kapolda dan Pangdam. Itu ledakan dari petasan yang besar, mungkin ada yang usil," kata Wiranto seusai menyaksikan debat capres putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu malam, seperti dilansir Antara.

Menurut dia, ledakan itu bukan ancaman. Dia meminta seluruh pihak tidak berspekulasi macam-macam sebelum hasil investigasi keluar.

"Enggak usah mengada-ada, enggak usah mengarang. Sementara penjelasan kapolda yang langsung di lokasi ledakan, diidentifikasi dari mercon besar. Kita dalami lagi," ujar Wiranto.

Sementara itu, kedua capres baik Jokowi dan Prabowo secara terpisah dijumpai pascadebat, mengaku belum mengetahui ledakan itu.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Parkir Timur GBK, di dekat Hotel Sultan yang merupakan lokasi debat capres putaran kedua, Minggu malam.

Parkir Timur GBK sendiri merupakan area yang disediakan KPU RI bagi relawan kedua pasangan capres-cawapres untuk menyaksikan debat bersama-sama.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓