Timses: Jokowi Siap Terima Serangan Prabowo di Debat Kedua

Oleh Liputan6.com pada 14 Feb 2019, 08:30 WIB
Diperbarui 14 Feb 2019, 09:17 WIB
Ekspresi Jokowi - Ma'ruf Amin Saat Mengikuti Debat Perdana

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi telah mempersiapkan fakta dan data untuk debat kedua pada 17 Februari 2019 mendatang.

Jokowi nantinya akan lebih banyak menyampaikan fakta capaian pemerintah terkait tema debat energi, pangan dan infrastruktur.

"Kami mempersiapkan debat pilpres yang kedua ini dengan lebih baik karena debat pada periode yang kedua ini debat yang lebih substantif berbasis angka dan fakta," kata pria yang akrab disapa Romi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019.

Romi menilai isu energi, pangan dan infrastruktur merupakan permasalahan yang sedang diselesaikan pemerintahan Jokowi saat ini. Ia yakin, dalam debat nanti Jokowi akan menjabarkan masalah dan cara penanganannya. 

"Sehingga nanti presiden akan lebih banyak berbicara sebagai calon presiden yang sedang menjabat presiden akan lebih banyak berbicara telah, sedang, dan akan (dilakukan)," ungkapnya.

 

2 dari 2 halaman

Siap Jawab Serangan

Menurutnya, debat pertama lalu, Jokowi kurang mengeksplorasi pencapaian pemerintah. Karena itu, Jokowi akan mulai menonjolkan pembangunan insfratruktur saat debat kedua.

"Kita akan berbicara tentang apa-apa yang sudah menjadi karya nawacita generasi pertama yang kemaren terwujud dalam proyek-proyek infrastruktur dalam berbagai produk kartu-kartu sakti Indonesia sehat, Indonesia pintar, Indonesia sejahtera," ujatnya.

Selain itu, Jokowi juga telah mempersiapkan kemungkinan serangan dari Prabowo terkait isu energi dan infrastruktur. Isu ini yang dianggap Romi sebagai celah kubu Prabowo untuk menyerang Jokowi.

"Presiden akan lebih banyak memanfaatkan fakta dan siap menerima pertanyaan, kritik komentar serangan apapun yang akan nanti disampaikan oleh pihak pasangan 02," ucapnya.

 

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka.com

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓