Putri Bung Hatta Kagumi Sosok Ma'ruf Amin

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 08 Feb 2019, 06:57 WIB
Cawapres Ma'ruf Amin di kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengunjungi kediaman salah satu mendiang Proklamator RI, Mohammad Hatta atau dikenal dengan Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat. Kunjungan cawapres nomor urut 01 itu mendapat sambutan positif dari keluarga Bung Hatta.

Salah seorang putri Bung Hatta, Gemala Hatta menilai sosok Ma’ruf sebagai ulama mempunyai latar belakang yang tidak jauh berbeda dengan keluarganya, yang juga berasal dari keluarga pesantren. 

"Beliau sebagai orang yang dikenal luas, oleh masyarakat dari muda itu beliau besar dari pesantren. Dan kakek saya juga erat dengan pesantren. Jadi sebetulnya silaturahmi, memperkuat akar masing-masing keluarga," ucap Gemala di Padang Panjang, Kamis, 7 Februari 2019.

Dia menuturkan, Ma'ruf Amin adalah sosok yang jujur dan tekun. Kendati usianya sudah lanjut, Ma'ruf tetap mau mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

"Hingga usia lanjut saja tetap mau mengetahui bagaimana keadaan masyarakat. Dan itu suatu hal yang baik," jelas Gemala. 

Bahkan, masih kata dia, dengan berakar dari agama, maka Ma'ruf dinilai olehnya layak menjadi pemimpin bangsa.

"Karena berakar dari agama  Jadi itu juga seorang pemimpin yang baik, beliau harus tahu. Bagaimana kondisi rakyatnya," ungkap Gemala.

Meski demikian, kata Gemala, siapapun presiden dan wapres ke depan, semua pihak harus menerima.

"Siapapun nanti takdir Tuhan terhadap bangsa ini, kita harus terima," pungkas Gemala.

2 of 3

Kagumi Konsep Ekonomi Bung Hatta

Sebelumnyanya, Ma’ruf Amin bersama sang istri, Wury Estu Handayani, sempat berkeliling bangunan berlantai dua itu yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. 

Saat berada di sana, terlihat salah satu putri Bung Hatta, Gemala, ikut mendampingi. 

"Saya kira semua orang tahu Bung Hatta tentu orang yang berjasa dalam memerdekakan republik," kata Ma'ruf saat di sela- sela kunjungannya di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta, Bukitinggi, Kamis 7 Februari 2019.

Ma'ruf mengaku mengagumi konsep ekonomi Wakil Presiden RI pertama itu lewat koperasi. Konsep itu, kata Ma'ruf, harus terus digaungkan untuk menekan jarak si kaya dan si miskin. 

"Ini harus dibangun kembali supaya tidak terjadi ketimpangan. Jangan sampai hanya mengejar pertumbuhan, tapi meninggalkan pemerataan," kata Ma'ruf.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓