Ma'ruf Amin Konsolidasikan Persiapan 100 Tahun Kedua NU di Kendal

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 05 Feb 2019, 01:02 WIB
Diperbarui 05 Feb 2019, 01:02 WIB
Cawapres 01, Ma'ruf Amin, saat dikukuhkan sebagai sesepuh Sunda.
Perbesar
Cawapres 01, Ma'ruf Amin, saat dikukuhkan sebagai sesepuh Sunda. (Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)

Liputan6.com, Kendal - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menghelat pertemuan bersama Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) wilayah Kendal, Jawa Tengah. Lewat diskusi terbuka ini, sang mustasyar atau dewan penasihat PBNU ini mengonsolidasikan bagaimana mempersiapkan 100 tahun ke depan salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

"Seperti diketahui kita akan melakukan Harlah dalam menyiapkan 100 tahun kedua NU. Kenapa perlu? Karena tiap awal 100 tahun tahun itu (NU) melakukan perubahan pembaharuan," kata Ma'ruf di Kantor PCNU Kendal, Jawa Tengah, Senin (4/2/2019).

Ma'ruf mengaku sangat bersyukur bisa bertemu sapa para muslimat NU dan membicarakan hal tersebut.

Menurut dia, hal itu penting karena sebagai organisasi keumatan dengan tradisi yang mengakar secara turun temurun, sifat nahdliyin sebagai pelayan umat wajib memiliki landasan.

"Karena itu di akhir 100 tahun pertama, kita siapka run way-nya, agar 100 tahun kedua siap tinggal landas, yaitu pada 2026," jelas Ma'ruf Amin.

2 dari 3 halaman

Usia 93 Tahun

Diketahui, usia NU baru saja genap mencapai angka 93 tahun pada akhir Januari 2019. Karenanya, di tujuh tahun tersisa, Ma'ruf ingin semua terencana dengan sangat matang.

"Kita harapkan 100 tahun kedua kita ada perubahan, bukan ajarannya, karena NU perubahan itu gerakan, dan bagaimana meng-organize agar lebih baik," Ma'ruf menandaskan. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓