Elektabitas Jokowi-Ma’ruf Naik 4 Persen Akibat Hoaks Ratna Sarumpaet

Oleh Maria Flora pada 24 Okt 2018, 09:28 WIB
Diperbarui 24 Okt 2018, 09:28 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei dampak kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet terhadap elektabilitas capres dan cawapres. Hasilnya, elektabilitas pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, turun tipis.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (24/10/2018),  hal tersebut terlihat dari hasil survei yang dilakukan LSI Denny JA dari 10-19 Oktober 2018 dengan metode multi stage random sampling.

Pasca-kasus hoaks Ratna Sarumpaet, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin malah mengalami kenaikan sekitar 4 persen menjadi 57,7 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga turun  1 persen menjadi 28,6 persen.

Naiknya elektibilitas pasangan nomor urut satu akibat responden yang belum menentukan memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Padahal pada September 2018 sebelum ada kasus hoaks Ratna Sarumpaet, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin 53,2 persen, Prabowo-Sandiaga Uno 29,2 persen, dan 17,6 persen belum memutuskan. (Karlina Sintia Dewi)