Kubu Prabowo Ingin Debat Capres Berbahasa Inggris, Kubu Jokowi Usul Bahasa Arab

Oleh Liputan6.com pada 14 Sep 2018, 10:44 WIB
Wajah Tegang Tim Sukses Prabowo dan Cerianya Tim Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Kubu Prabowo-Sandiaga ingin agar debat calon presiden dan wakil presiden menggunakan bahasa Inggris.

Alasannya, penggunaan bahasa Inggris penting mengingat seorang pemimpin negara akan bergaul dan berbicara di dunia internasional.

Usulan kubu Prabowo ternyata sangat didukung kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, mereka juga menawarkan usulan agar ada sesi bahasa Arab saat debat, dan dilakukan tes membaca Alquran.

"Mengingat bahasa Arab juga menjadi salah satu bahasa internasional dan mayoritas rakyat Indonesia beragama Islam maka bisa sejalan," kata Wasekjen DPP PPP yang juga anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Indra Hakim Hasibuan," dalam rilis yang diterima merdeka.com, Jumat (14/9/2018). 

1 of 2

Panelis dari Arab

Agar adil dan objektif, kata Indra, panelisnya bisa dari perwakilan ulama terkemuka atau syeikh dari Arab Saudi maupun Mesir.

"Kami juga berharap dalam materi debat juga menyampaikan program yang konkret bukan hanya sekadar wacana. Misalnya, setiap satu persoalan disertai solusi dan contoh penanganan. Sehingga rakyat Indonesia bisa mengetahui detail dan memahami ide besar ataupun gagasan dari para capres," tegas Indra.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Kempul KapitKempul Kapit

Debat ini di lihat seluruh rakyat indonesia, seharusnya pakai bahasa indonesia saja. Marilah kita junjung bahasa kita sendiri.

Mia MahdallenaMia Mahdallena

kalah terus main poker online ? bingung cari website hoki ? gabung aja yukk di WWW,SEMPURNAPOKER99,CO ,WEBISTE dengan tingkat kemenangan 80% Loh !!! disini menyediakan 8 GAMES dalam 1 User ID yaitu - POKER - BANDAR POKER - ADU Q - BANDAR Q - DOMINO 99 - CAPSA SUSUN - SAKONG - BANDAR 66 MINIMAL

Alif IrawanAlif Irawan

Bukannya yg penting itu Isi dari debatnya ya? Pengetahuan bahasa itu penting sih, tapi tetap aja.

Lihat Lainnya