Karding: Sebut Deddy Mizwar Dibajak, Itu Merendahkan

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 31 Agu 2018, 01:23 WIB
Diperbarui 02 Sep 2018, 01:13 WIB
[Bintang] Deddy Mizwar

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, mengatakan masuknya kader Demokrat Deddy Mizwar ke kubu mereka bukan bagian dari klaim. Menurut dia, baik Deddy dan dari tim sudah sepakat semuanya.

"Memang sudah masuk, bukan klaim. Itu Pak Deddy-nya sudah oke. Rapat juga sudah memutuskan oke, jadi semua sudah masuk," kata Karding di posko Cemara, Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Dia mengaku, bahwa Deddy Mizwar telah aktif bekerja sebagai juru bicara Jokowi-Ma'ruf.

"Pak Deddy sudah mulai aktif ya. Kita punya grup dengan Pak Deddy juga. Sudah mulai aktif, enggak ada masalah," ungkap Karding.

Dia pun menepis bahwa TKN membajak kader parpol di luar koalisi. Sekretaris Jenderal PKB ini, menilai bahwa setiap tokoh pasti punya pandangan berbeda tentang bagaimana pemimpin Indonesia ke depan.

"Tokoh-tokoh itu bisa saja berbeda dengan partainya, karena ini menyangkut Indonesia. Dia dihadapkan dua pilihan. Sebagai politisi, dia harus memilih," tutur Karding.

Justru menurut dia, sangat merendahkan para tokoh yang sudah menentukan sikap itu, disebut dibajak.

"Kita merendahkan mereka kalau bilang dibajak. Dibajak itu kan artinya seperti robot. Jangan lupa, mereka itu tokoh, mereka politisi, mereka punya pendapat dan sikap politik. Misalnya Gubernur Papua, itu kan tidak ada yang mengajak. Tapi dia merasa bahwa Papua ini dibangun Jokowi, luar biasa senang, harga bisa murah, jadi satu," Karding memungkasi.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓