Begini Proses Nama Ma'ruf Amin Diam-Diam Direkomendasikan ke Jokowi

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 10 Agu 2018, 19:35 WIB
Diperbarui 12 Agu 2018, 19:13 WIB
Jokowi-Maruf Amin Daftar Capres Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy, menceritakan bagaimana nama Ma'ruf Amin bisa disodorkan kepada Jokowi untuk menjadi cawapres. Romi, sapaan akrabnya, ternyata merekomendasikan tanpa sepengetahuan Ma'ruf.

Ia baru menceritakannya, saat berkunjung ke rumah sang Ketum MUI pada Januari 2018.

"Lalu Januari, saya ke rumah Kiai, bilang tanpa pamit ke panjenengan saya sudah usulkan nama Pak Kiai ke Pak Presiden," kenang pria karib disapa Gus Romi ini saat bercerita di DPP PKS, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Alhasil, Ma'ruf terkejut. Ia juga menegur Romi. "Secara spontan saya malah ditegur, katanya tidak usah dicalon-calonkan saya sudah sepuh," tutur Romi.

Ma'ruf menunjukkan gelagat akan menolak. Tapi, Romi terus berusaha meyakinkan Ma'ruf.

Setengah berkelakar, Romi mengatakan bahwa Maruf masih lebih muda daripada sosok Wapres Jusuf Kalla.

"Lho Kiai kan masih setahun lebih muda dari Pak JK," kata Romi saat itu.

Seiring waktu berjalan, lanjut Romi, Ma'ruf mengaku pada Romi belum pernah diajak diskusi serius soal cawapres oleh Jokowi. Karenanya, dalam satu kesempatan, Romi menyentil Jokowi dan Ma'ruf soal wacana tersebut.

"Dan sampai tanggal 11 April 2018, kami bersama meghadiri kondangan Kiai Mustofa Aqil Sirod di Cirebon, di situ Presiden mengajak kami berdua pulang bersama, dan di situ saya berbisik dengan Presiden dan Kiai Ma'ruf, katanya Bapak (Jokowi) belum pernah berunding soal cawapres itu? Dan saat itulah pertama kali Kiai Ma'ruf berunding dengan Pak Jokowi soal Cawapres," beber Romi.

Setelah momen itu, menurut Romi, Ma'ruf bertanya siapakah sosok cawapres pilihan Jokowi.

"Nah tentu saya tak pernah terbersit bahwa sang wakilnya sendirilah yang bertanya (saat itu)," tandas Romi.

Saksikan video pilihan di bawah ini