PDIP Pastikan Tak Ada Partai Koalisi Jokowi yang Keluar

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 09 Agu 2018, 02:05 WIB
Diperbarui 09 Agu 2018, 02:05 WIB
9 Sekjen Partai Koalisi Jokowi Sambangi KPU
Perbesar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mewakili 8 sekjen partai politik pendukung Jokowi memberikan keterangan usai bertemu dengan ketua dan komisioner KPU di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (7/8). (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Pertemuan antara Presiden Jokowi dan ketua umum partai politik koalisi batal dilakukan Rabu malam. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberi sinyal, pertemuan baru berlangsung Kamis (9/8/2018).

"Namanya pertemuan bersama ya kita menyesuaikan dengan seluruh agenda Bapak Jokowi dan seluruh ketua umum partai," ungkap Hasto.

Di kesempatan berbeda, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie membenarkan, akan ada pertemuan Kamis ini.

"Besok (Kamis) rencana ada pertemuan. Masih nunggu dari Pak Jokowi," tukas Grace kepada Liputan6.com.

Sementara soal kabar PKB akan hengkang dari koalisi, Hasto menyebutnya sebagai bagian dari provokasi. Menurut dia, ada hal yang seolah-olah koalisi pendukung Jokowi tak kompak. "Itu bagian dari provok-memprovok, seolah-olah tidak kompak," ucap Hasto di Teuku Umar, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

 

 

2 dari 2 halaman

Hanya Dinamika

Dia menuturkan, apa yang terjadi di tubuh PKB sendiri adalah bagian dari dinamika saja. Menurut dia, komunikasi dan apa yang sudah dilakukan dengan PKB cukup intens. Khususnya untuk terus menjaga persatuan.

"Jadi kami yakinkan, kami pastikan bahwa berdasarkan pertemuan-pertemuan yang kami lakukan cukup intens. Semuanya satu kesatuan untuk bangsa dan negara," kata Hasto.

Karena itu, dia memastikan tidak akan ada partai yang hengkan dari koalisi.

Justru, kata dia, proses untuk menambah anggota koalisi terus dilakukan.

"Karena kita ingin representasi ke Indonesiaan kita betul-betul hadir di dalam pengusung Pak Jokowi," tutur Hasto.

Terkait pernyataan Cak Imin yang menyebut pendamping Jokowi hingga saat ini masih belum jelas dan belum diputuskan secara resmi oleh parpol koalisi, Hasto hanya mengatakan, "nah itu nanti tanya ke Pak Muhaimin Iskandar."

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓