Jokowi Pastikan Koalisinya Terbuka untuk Partai Lain

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 08 Agu 2018, 19:56 WIB
Diperbarui 08 Agu 2018, 19:56 WIB
Jokowi
Perbesar
Jokowi menjelaskan kabar terkini Esemka selepat peresmian GIIAS 2018. (Herdi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan koalisi partai pendukungnya tetap terbuka bagi parpol lain. Hal itu disampaikannya jelang pendaftaran peserta Pilpres 2019.

"Kami ini selalu terbuka," kata Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tidak mempermasalahkan apabila koalisi pendukungnya semakin gemuk. Dia membuka pintu jika ada partai lain yang bergabung dalam waktu dekat.

"Kalau gemuk, asal sehat, enggak apa-apa," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkfli Hasan bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Agustus. Sembilan partai politik pendukung Jokowi pun membuka pintu untuk PAN bergabung.

"Kami memberi kesempatan kepada partai mana pun yang ingin bergabung, yang istilah saya mungkin perundingan di sana. Di sebelah cintanya bertepuk sebelah tangan, misalnya barangkali di sana ceritanya sad ending," ujar Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy usai mendampingi Jokowi di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8/2018).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

PAN Sulit Memutuskan

Romi menilai, PAN masih sulit memutuskan akan bergabung karena masih dalam pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Apalagi, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais kerap mengkritik pemerintahan Jokowi dengan keras.

"Yang mempertimbangkan tentu partai tersebut sampai sekarang masih galau gerak barangkali karena narasi-narasi yang dibangun selama ini narasi oposisi oleh seluruh pimpinan partai. Kemudian, agak sulit ngeremnya karena gasnya terlalu kencang jadi ngeremnya harus turun gigi," ucap Romi.

Lanjutkan Membaca ↓