Bawaslu Tasikmalaya Imbau Calon Kepala Daerah Menahan Diri Mendeklarasikan Kemenangan

Oleh Jayadi Supriadin pada 10 Des 2020, 07:18 WIB
Diperbarui 10 Des 2020, 07:19 WIB
Nampak kerumunan massa masih terjadi di kantor KPUD Tasikmalaya, Jawa Barat untuk melihat hasil perkembangan perhitungan cepat suara tiap calon.
Perbesar
Nampak kerumunan massa masih terjadi di kantor KPUD Tasikmalaya, Jawa Barat untuk melihat hasil perkembangan perhitungan cepat suara tiap calon. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Liputan6.com, Tasikmalaya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat meminta para peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tasikmalaya, menghentikan deklarasi klaim kemenangan, untuk menjaga ketenanganan.

Upaya ini penting dilakukan, agar semua pihak menahan diri untuk menyampaikan informasi kemenangan tim masing-masing, hingga pengumuman resmi disampaikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tasikmalaya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda mengatakan, untuk menghindari munculnya gesekan antar pendukung, serta hal yang tidak diinginkan, lembaganya meminta semua pihak menjaga kondusifitas.

“Mohon untuk tidak melakukan deklarasi (kemenangan) dulu supaya masyarakat tenang,” ujar dia, Rabu (9/12/2020) malam.

Perlunya para calon termasuk tim pemenangan dan simpatisan menahan diri ujar dia, agar masyarakat Tasikmalaya tetap tenang dan kondusif.

”Sesuai arahan Bawaslu RI, mari kita sama-sama menjaga (kondusifitas) dulu,” ujarnya.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Khawatir Klaster Pilkada

Selain mengancam keamanan, kerumunan massa dalam jumlah yang banyak tanpa memperhatikan protokoler kesehatan (prokes), dikhawatirkan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. “Mohon jangan sampai terjadi kerumunan orang,” pinta dia.

Hingga tadi malam, untuk memberkan informasi mengenai hasil Pilkada Tasikmalaya, KPUD Tasikmalaya sengaja menyediakan satu layar televisi berukuran besar, untuk menyampaikan hasil perhitungan yang dilakukan KPUD.

Hasilnya, untuk sementara  calon bupati dari nomor 2 unggul tipis dari pasangan calon nomor 4. Padahal sebelumnya pasangan nomor urut 4, telah menyampaikan deklarasi kemenangan dengan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak.

Tidak hanya itu, kerumunan massa pun nampak terlihat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan, termasuk sekretariat bersama tim pemenangan calon nomor 2, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor sektetariat pemenangan calon nomor urut 4.

Rencannya hari ini, KPUD kembali melanjutkan pehitungan suara. Untuk menghindari kerumunan massa, panitia sengaja membatasi setiap tamu dan pengunjung yang datang, hanya diwakili perwakilan tim pemenanganannya masing-masing.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓