Tjahjo Kumolo Akui Banyak ASN Jadi Tim Sukses Calon Kepala Daerah

Oleh Liputan6.com pada 06 Jul 2020, 15:03 WIB
Diperbarui 06 Jul 2020, 15:05 WIB
DPD Bahas Evaluasi Pemilu Bersama Kapolri hingga Panglima TNI
Perbesar
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat mengikuti raker dengan Komite I DPD RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5/2019). Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komite I DPD Benny Rhamdani. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menuturkan banyak aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki jabatan di daerah menjadi tim sukses calon kepala daerah. Maka itu, menjelang Pilkada 2020 ini, KemenPAN-RB akan memperketat netralitas ASN.

"Banyak ASN yang punya jabatan gambling, lebih baik saya ikut tim sukses, siapa tahu tim sukses saya menang pemilu kepala daerah otomatis dia bisa dapat jabatan," ujar Tjahjo dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, Senin (6/7/2020).

Tjahjo bicara pengalaman salah seorang gubernur yang dia kenal. Bisa menjabat dua periode tanpa perlu kampanye. Gubernur yang tidak disebut identitasnya ini menang pilkada karena memanfaatkan guru, perawat dan bidan. Caranya dengan memberikan handphone kepada mereka melalui anggaran daerah.

"Saya kira nggak usah kampanye enak dua kali jadi itu enak. Ada teman saya begitu juga nggak kampanye pakai pola itu malah lebih dua periode saking enaknya dia setelah 10 tahun jadi kepala daerah," ungkap politikus PDIP ini.

Selain itu, Tjahjo juga mengatakan, ada juga Sekretaris Daerah (Sekda) yang berpihak saat Pilkada.

2 dari 3 halaman

Susun Format Awasi ASN

Berkaca pada kasus demikian, KemenPAN-RB bersama Kemendagri, BKN, KPU, Bawaslu, dan KASN merumuskan format untuk menjaga dan mengawasi netralitas ASN saat Pilkada.

"Jadi netralitas ASN siapapun kepala daerahnya, dari partai manapun atau tidak ada partai, tapi ASN harus profesional," kata Tjahjo.

Reporter: Ahda

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓