Komisi II Minta Menpan-RB Perhatikan Netralitas ASN saat Pilkada

Oleh Liputan6.com pada 23 Jun 2020, 17:03 WIB
Diperbarui 23 Jun 2020, 17:03 WIB
Ilustrasi PNS. www.pdk.or.id
Perbesar
Ilustrasi PNS. www.pdk.or.id

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin meminta Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo untuk memperhatikan kinerja ASN di daerah terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Dia berharap netralitas ASN tetap terjaga.

Dia menegaskan, bahwa ASN di daerah sebenarnya merupakan ujung tombak pelayanan terhadap masyarakat. Pemda, benar-benar menjadi tumpuan masyarakat.

"Kita ini kan di masyarakat yang menjadi ujung tombak pelayanan sebenarnya pemerintahan daerah. Individu, masyarakat swasta, kerap berhubungan dengan Pemda. Bahkan Pemda menjadi tumpuan mereka," ujar dia dalam raker dengan MenPAN RB di kompleks parlemen, Selasa (23/6/2020).

Hal ini, lanjut dia, bertolak belakang dengan progres reformasi birokrasi di level daerah belum berjalan dengan maksimal. "Ada data ini baru 23,39 persen reformasi birokrasi di tingkat daerah," ujar dia.

"Bahkan menurut laporan Ombudsman, Pemda ini mendapatkan pengaduan terbanyak dari masyarakat, bisa dinilai buruk. Kita minta ini bisa diperhatikan," imbuh dia.

2 dari 3 halaman

Turunkan Citra ASN

Fakta dan kenyataan ini juga harus diperhatikan sungguh jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Sebab jika ASN terbukti tidak bisa menjaga netralitasnya, maka akan menurunkan citra ASN di masyarakat.

"Terlebih ketika kita nanti akan melaksanakan pilkada serentak. mohon jangan sampai harapan publik yang tinggi, lalu data menunjukkan masih kurang baik itu, nanti ditambah pula dengan persoalan ASN terlibat dalam pendulangan suara, dia tidak netral. Kalau seperti ini makin banyak pekerjaan rumah Pak Tjahjo," tandas dia.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓