Di Balik Alasan Andre Rosiade Tak Maju di Pilkada Sumbar

Oleh Liputan6.com pada 08 Mar 2020, 11:02 WIB
Diperbarui 08 Mar 2020, 11:02 WIB
Ilustrasi pilkada serentak (Liputan6.com/Yoshiro)

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade menyatakan akan segera mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Sumatera Barat (Sumbar) 2020 pada pekan depan.

"Sepulang reses minggu depan, akan kita umumkan," kata Andre dilansir Antara saat mengunjungi Universitas Dharma Andalas di Padang, Sabtu, 7 Maret 2020. 

Saat ini sejumlah tokoh sudah mendaftarkan diri. Mulai dari Nasrul Abit yang juga Wakil Gubernur Sumbar, Bupati Agam Indra Catri serta anggota DPR RI dan Mulyadi yang juga Ketua Partai Demokrat Sumbar.

Terkait namanya sendiri yang muncul dalam berbagai survei, Andre menegaskan tidak akan berpartisipasi dalam Pilkada 2020. Dia mengaku menuntaskan amanah yang diberikan masyarakat Sumbar.

"Saya ingin fokus bekerja menyelesaikan amanah sebagai anggota DPR RI yang memberikan manfaat kepada masyarakat Sumbar. Saya ingin membalas kepercayaan masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada saya," ucap dia.

Politikus Gerindra ini mengaku, DPP Partai telah menawarkan kepada dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Barat. Namun, dirinya berhasil meyakinkan partai agar tetap duduk di Senayan.

"Kami punya komitmen untuk menjadi anggota DPR RI saja, dan meminta partai memilih orang yang lebih baik daripada saya untuk diusung maju," katanya. 

 

2 dari 3 halaman

Jangan Maju karena Perintah Partai

Menurutnya semua tergantung ambisi ingin meraih kekuasaan. Jangan ada tokoh yang beralasan maju sebagai kepala daerah karena perintah partai.

"Saya diperintahkan partai, namun karena janji dengan masyarakat selama lima tahun saya tetap menjadi anggota DPR RI. Semua berpeluang pada ambisi saja," tutur dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓