Berebut Rekomendasi PKB di Pilkada Ngawi 2020

pada 07 Mar 2020, 14:08 WIB
Diperbarui 07 Mar 2020, 14:08 WIB
ilustrasi Pilkada serentak
Perbesar
Pilkada serentak

Jakarta - Para kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Ngawi berlomba mencari dukungan dari partai politik (parpol) pengusung di Pilkada Ngawi 2020. Rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) termasuk yang diperebutkan para kandidat.

Lima orang kandidat cabup dan cawabup diketahui mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan di kantor DPP PKB, Jumat, 6 Maret 2020. Mereka adalah Agus Muhamad Fatoni (Atonk), Jumirin, Nuri Karimatunnisa, Ony Anwar Harsono, dan Dwi Rianto Jatmiko (Antok).

Uji kelayakan merupakan tahapan yang harus dilalui sebelum rekomendasi partai turun. Sebelumnya sudah dilakukan seleksi administrasi oleh panitia penjaringan calon kepala daerah di Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PKB Ngawi.

"Ada 10 nama yang ikut penjaringan. Tapi yang lolos verifikasi administrasi hingga ke provinsi hanya lima orang," jelas Ketua DPC PKB Ngawi Khoirul Anam Mukmin.

Uji kelayakan cabup dan cawabup Ngawi digelar di kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh Raya Nomor 09, Jakarta Pusat. Tidak hanya dari Ngawi, namun seluruh calon dari daerah yang menggelar pilkada pada turut hadir. 

Saat dikonfirmasi, Nuri Karimatunnisa membenarkan jika dirinya tengah mengikuti uji kelayakan di DPP PKB. Dia mengaku nyaris tidak bisa hadir karena sedang menjalankan ibadah umrah.

"Saya baru pulang kemarin dari Tanah Suci. Baru sampai Jakarta mendapatkan pemberitahuan, jadi langsung datang ke DPP PKB," ungkap dia. 

 

2 dari 3 halaman

Satu-Satunya Kandidat Perempuan di Pilkada Ngawi

Perempuan yang masih kerabat dekat Gus Dur tersebut merupakan satu-satunya kandidat perempuan yang muncul di bursa pencalonan Pilkada Ngawi 2020.

Posisinya sebagai pengurus Muslimat NU Ngawi menjadi salah satu modal kuat untuk mendapat dukungan dari PKB. 

Pada sisi lain, pasangan Ony-Antok yang sudah mengantongi rekomendasi dari PDI Perjuangan juga tidak melewatkan kesempatan mendapat dukungan dari PKB. Bahkan pasangan ini mengaku akan menggalang dukungan dari parpol yang memiliki kursi di DPRD Ngawi.

"Kami akan memasuki semua parpol di Ngawi agar sinergi dengan misi dan visi guna memperkuat basis dukungan," ujar Antok.

Informasi yang diperoleh, rekomendasi PKB untuk calon bupati dan wakil bupati Ngawi pada Pilkada Ngawi 2020 akan turun akhir bulan Maret.

Simak berita Times Indonesia lainnya di sini

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓