Indo Barometer: Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Unggul di Pilkada Sulsel

Oleh Liputan6.com pada 20 Jun 2018, 18:26 WIB
Diperbarui 22 Jun 2018, 18:13 WIB
Cagub Sulsel, Nurdin Abdullah janji perbaiki jalan rusak di Sulsel (Liputan6.com/ Eka Hakim)

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil elektabilitas Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel) jelang Pilkada 2018. Hasilnya, pasangan M Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman unggul dengan 31,8 persen.

"Dari simulasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Sulsel dengan menggunakan contoh surat suara, pasangan M Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman yang banyak dipilih 31,8 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Harris, Mall FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018).

Pasangan Nurdin dan Andi Sudirman disusul pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Muzakkar 20,4 persen. Kemudian pasangan Nurdin Halid dan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar 18 persen. Terakhir pasangan Agus Arifin Nu’mang dan Tanribali Lamo 7,1 persen. Pemilih yang tidak menandai apa pun di surat suara 22,7 persen.

"Disusul Ichsan Yasin Limpo dan Andi Muzakkar 20,4 persen. Kemudian pasangan Nurdin Halid dan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar 18 persen," ungkap Qodari.

Survei Pilkada Sulsel ini dilaksanakan pada 5 hingga 10 Juni 2018, di 24 kabupaten atau kota Sulsel. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 800 responden.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia di Sulawesi Selatan dan sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei Pilkada Sulsel dilakukan.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 of 2

Wawancara Tatap Muka

Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sedang bercengkrama dengan warga (Liputan6.com/ Eka Hakim)
Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sedang bercengkrama dengan warga (Liputan6.com/ Eka Hakim)

Qodari mengatakan, margin of error penelitian ini sebesar kurang lebih 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Sementara teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

 

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓