KPU Sumsel Pantau Kesiapan Pilkada 2018

Oleh Liputan6.comDevira Prastiwi pada 12 Jun 2018, 15:36 WIB
Diperbarui 14 Jun 2018, 15:13 WIB
Ratusan Warga Ikut Melipat Surat Suara Pilkada 2018

Liputan6.com, Palembang - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan (KPU Sumsel) memantau logistik Pilkada di kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

"Hari ini kami memantau sejumlah logistik untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan ke daerah-daerah," ujar Komisioner KPU Sumsel Heny Susantih, seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/6/2018).

Menurut Heny, dirinya sendiri ke Kota Prabumulih untuk memonitor logistik yang akan digunakan untuk pilkada nanti, terutama surat suara.

"Jadi, intinya kami ingin mengetahui apakah surat suara Pilkada Sumsel itu sudah sampai atau belum, kemudian sudah dilipat atau belum," ucapnya.

Selain itu juga, lanjut Heny, KPU Sumsel ingin mengetahui kesiapan logistik lainnya seperti perlengkapan di tempat pemungutaan suara (TPS) nantinya.

Ia menuturkan, dari hasil monitor yang dilakukan di Kota Prabumulih, KPU setempat sudah melakukan pelipatan surat suara untuk Pilkada Sumsel.

"Ternyata ada sekitar 2.000 lembar surat suara yang rusak dan pada Sabtu kemarin KPU Sumsel sudah mengirimkan ke percetakan supaya surat suara yang rusak tersebut diganti," tegas Heny.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

2 dari 2 halaman

Empat Pasangan

Ratusan Warga Ikut Melipat Surat Suara Pilkada 2018
Ratusan warga melipat dan menyortir surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor di Cibinong, Jawa Barat (25/5). (Merdeka.com/Arie Basuki)

Di Sumsel sendiri ada empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan bertarung pada Pilkada 2018. Mereka adalah Herman Deru-Mawardi Yahya dan Aswari Rivai-Irwansyah.

Kemudian Ishak Mekki-Yudha Pratomo serta Dodi Reza Alex-Giri Ramanda. Pada Pilkada serentak 2018 di Sumsel juga diikuti sembilan kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓