FUIB Akui Salah Soal Puisi Gus Mus, Tim Ganjar-Yasin Tetap Proses Hukum

Oleh Jennar Kiansantang pada 13 Apr 2018, 16:25 WIB
Diperbarui 13 Apr 2018, 16:25 WIB
Diantar Partai Pengusung, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Resmi Daftar Pilkada Jateng
Perbesar
Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjabat tangan dengan wakilnya Cawagub Taj Yasin saat mendaftar di KPUD Jateng, Semarang, Selasa (9/1). Pendaftaran paslon ini dilakukan di hari kedua waktu pendaftaran. (Liputan6.com/Gholib)

Liputan6.com, Jakarta - Tim hukum Ganjar-Yasin memutuskan tak mencabut aduannya terkait isu SARA di Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Terlapornya adalah Rahmat Himran, Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB).

"Kami tidak ada rencana mencabut laporan tersebut," kata salah satu kuasa Hukum Tim Ganjar-Yasin, Heri Joko, Jumat (13/4/2018).

Rahmat dilaporkan karena menuding Calon Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membacakan puisi bernuansa penisataan agama dalam acara di stasiun televisi. Padahal, puisi itu merupakan karya Kiai Mustofa Bisri, atau Gus Mus.

Rahmat telah menyadari kesalahannya. Ia pun meminta maaf beberapa waktu lalu.

Heri Joko mengungkapkan alasan Tim Ganjar-Yasin tak mencabut laporan. "Karena ini murni peristiwa hukum," katanya.

 

2 dari 2 halaman

Dua Serangan

Tim Kuasa Hukum Ganjar-Yasin, Heri Joko Setyo, melaporkan dugaan fitnah ke Polda Jawa Tengah (Tim Media Ganjar-Yasin)
Perbesar
Tim Kuasa Hukum Ganjar-Yasin, Heri Joko Setyo, melaporkan dugaan fitnah ke Polda Jawa Tengah (Tim Media Ganjar-Yasin)

Sebelumnya, salah satu tim hukum Ganjar-Yasin, Heri Joko Setyo melaporkan dua fakta hukum serangan berunsur SARA yang menyerang Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Yang pertama, ia melaporkan tentang penyebaran dan pemviralan tentang undangan peliputan yqng dikeluarkan oleh Rahmat Himran, Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB). Kedua tentang penghinaan seseorang di youtube yang mengaku orang Blora yang tinggal di penjaringan Jakarta.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓