Raih Dukungan Warga, Ridwan Kamil akan Kampanye Door to Door

Oleh Luqman Rimadi pada pada 13 Feb 2018, 20:51 WIB
Ridwan Kamil dan Uu Rizhanul Ulum dalam acara Jalan Santai HUT PPP ke-46 di Bandung (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tak mempermasalahkan berapa nomor urut yang didapat pada Pilkada Jabar.

"Yang penting kan bukan di nomor urut, tapi di program dan gagasan apa yang akan diberikan kepada masyarakat Jabar," ucap Ridwan Kamil usai menjadi imam sholat magrib di di masjid As Syifa, di kawasan Arcamanik Bandung, pada Selasa, (13/2/2018).

Emil mengatakan saat maju di Pilkada Kota Bandung, 5 tahun lalu, dia dan pasanganya mendapatkan nomor urut buncit alias 4, tapi justru dia keluar sebagai pemenang Pilkada.

Menurut dia, bekal pasangan Rindu (Ridwan Kamil- Uu) sudah baik. Elektabilitasnya di atas 40 persen.

"Meski begitu, kami tak mau tabakur, kami akan terus berjuang, door to door menemui warga untuk memastikan kemenangan Pilkada 2018," ucap Ridwan Kamil.

Emil menyatakan, pihaknya sudah menghitung bahwa kemenangan Jabar hanya bisa dimenangkan dengan berkampanye dari rumah ke rumah. Bukan dari banyaknya spanduk dan reklame. Sebab Pilkada kali ini, pemasangan spanduk dan reklame diatur oleh KPUD.

1 of 2

Kampanye Door to Door

Pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum mendaftar ke KPUD Jabar
Pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum mendaftar ke KPUD Jabar (Liputan6.com/ Kukuh Saokani)

Karena masyarakat Jabar senang didatangi, lanjut Emil, maka pendekatan yang telah dilakukan dalam setahun ini, yaitu menemui tokoh masyarakat dan warga ke kampung-kampung mereka.

"Jadi Pola atau strategi pemenangannya sama, yakni menggunakan pola menemui tokoh masyarakat dan warga. Warga Jabar senang jika didatangi, baik di rumahnya, di pasar, dan di jalanan. Intinya warga Jabar senang bersilahturahmi," kata dia.

Tak hanya itu, menurut Emil, pasangan Rindu memiliki lebih dari 300 ribu relawan yang tersebar di desa dan kota, yang siap menjadi saksi di TPS-TPS. Mulai besok, kata Emil, relawan dan kader pendukung koalisi akan mesosialisasikan Rindu.

"Namanya juga Rindu, mudah diingat, mudah diucapkan dan mudah diplesetkan, tapi rileks,"  ucap Wali Kota Bandung nonaktif itu. 

Lanjutkan Membaca ↓