Riuh Suara Pendukung Usai Cagub Sulsel Mendapat Nomor Urut

Oleh Fauzan pada pada 13 Feb 2018, 17:47 WIB
nomor urut

Liputan6.com, Makassar - Empat pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang akan bertarung di Pilkada Sulsel 2018, hari ini telah mencabut nomor urut dalam rapat pleno terbuka yang berlangsung di Four Point Hotel, Jalan Andi Djemma, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa siang.

Terlebih dahulu, calon wakil gubernur dari setiap pasangan dipersilakan mengambil undian untuk mengetahui siapa di antara mereka yang akan mencabut nomor urut terlebih dahulu. Lalu calon gubernur dipersilahkan untuk mencabut nomor urutnya.

Setelah mencabut nomor urut, keempat pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur itu kemudian dipersilahkan untuk membuka map batik yang berisi nomor urut untuk Pilkada Sulsel 2018 itu.

Dan hasilnya, pasangan Nurdin Halid dan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar mendapatkan nomor urut satu, lalu pasangan Agus Arifin Nu'mang dan Tanribali Lamo mendapatkan nomor urut dua.

Sementara pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman mendapat nomor urut tiga, dan pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar mendapat nomor urut empat.

Riuh para pendukung tak hentinya mewarnai acara pencabutan nomor urut tersebut. Mereka juga saling adu yel-yel yang membuat rapat pleno terbuka ini berlangsung semarak.

Ketua KPU Sulawesi Selatan, Iqbal Latief terlebih dahulu memberikan ucapan selamat kepada keempat pasangan yang akan berebut kursi menjadi orang nomor satu di Sulawesi Selatan itu.

"Atas nama penyelenggara Pilkada Sulsel 2018 kami mngucapkan selamat kepada keempat paslon yang telah lolos dalam tahap verifikasi," kata Iqbal dalam sambutannya.

1 of 2

Berharap Pilkada Damai

Ilustrasi Pilkada Serentak
Ilustrasi Pilkada Serentak

Iqbal menyebutkan, keempat pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan ini adalah sosok tokoh yang memang pantas untuk maju dalam kontestasi lima tahunan ini.

"Keempatnya ini adalah tokoh hebat dan orang baik di Sulawesi Selatan," ucapnya.

Oleh karena itu, pihak penyelenggara berharap dalam masa kampanye dan debat publik yang akan berlangsung mulai tanggal 15 Februari 2018 sampai 26 Juni 2018 mendatang akan berlangsung dengan kondusif.

"Kampanye nanti kita akan laksanakan selama 129 hari dan ini merupakan waktu yg cukup lama. Mari kita pertahankan pilkada serentak di Sulsel ini agar menjadi pilkada yang damai, tentram, dan aman sehingga jauh dari zona merah," ucap Iqbal.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓