Ishak Mekki Gandeng Ahli IT Maju Pilkada Sumsel 2018

Oleh Nefri Inge pada 09 Jan 2018, 23:08 WIB
Diperbarui 09 Jan 2018, 23:08 WIB
Wakil Gubernur Resmi Gandeng Ahli IT Maju Pilkada Sumsel
Perbesar
Ishak Mekki dan Yudha Pratomo siap maju di bursa Pilkada Sumsel 2018 (Liputan6.com / Nefri Inge)

Liputan6.com, Palembang - Ishak Mekki yang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menggandeng Yudha Pratomo, akademisi dan ahli IT untuk maju dalam Pilkada Sumsel 2018.

Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel ini sebelumya digadang-gadangkan akan menggaet Edy Santana, mantan Wali Kota Palembang 2008-2013 dan Bupati Kota Lahat Sumsel, Aswari Rifai. Namun menjelang pendaftaran Pilkada 2018 ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumsel, Ishak Mekki menjatuhkan pilihannya ke anak mantan Gubernur Sumsel 2008 ini.

Keputusannya bersanding dengan Yudho Pratomo diresmikan dalam Deklarasi Ishak-Yudho, di Command Center Ishak-Yudho di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan 20 Ilir Palembang, pada hari Selasa (9/1/2018).

Sosok Yudha Pratomo dimata Ishak Mekki, bisa mewakili generasi muda yang mempunyai berbagai kemampuan. Dirinya mengakui tidak terlalu paham dengan dunia anak muda sekarang.

"Rekam jejaknya cukup baik dan bersih dari hal-hal tercela. Apalagi dia bisa mengisi kekurangan saya yang tidak paham betul harapan kaum muda. Yudha mempunyai kemampuan di bidang teknokrat, akademisi, pengusaha dan ahli IT, ini yang sedang digandrungi anak muda sekarang," ujarnya saat mendeklarasikan diri.

Kehadiran Yudha Pratomo untuk bersama-sama berjuang di Pilkada Sumsel ini juga mendapat lampu hijau dari tiga partai pendukungnya, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Demokrat.

Selama menjabat sebagai Wagub Sumsel, dirinya sudah berkeliling 17 Kabupaten/kota, sehingga sudah tahu apa yang menjadi harapan dan keinginan warganya. Diskusi dengan masyarakat Sumsel membuatnya yakin bahwa pembangunan Sumsel akan menjadi program prioritasnya.

Beberapa program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang sudah berjalan baik, akan dilanjutkannya sebagai salah satu pelayanan ke masyarakat.

Beberapa program yang belum tuntas, lanjut Ishak, akan diperbaiki dan disempurnakan, jika dirinya memenangkan Pilkada Sumsel ini.

"Ada kekurangan yang memang belum baik, kedepannya tidak akan membebani masyarakat Sumsel. Benar-benar akan menjadi perhatian kita agar lebih baik lagi," katanya.

2 dari 3 halaman

Sindir Program Sumsel

Wakil Gubernur Resmi Gandeng Ahli IT Maju Pilkada Sumsel
Perbesar
Ishak-Yudha didukung Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang dan Partai Persatuan Pembangunan untuk maju di Pilkada Sumsel 2018 (Liputan6.com / Nefri Inge)

Selain berjanji akan meneruskan program Pemprov Sumsel yang sukses berjalan, Ishak Mekki juga membeberkan beberapa program arahan Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang dinilainya belum maksimal.

Diantaranya program Sekolah Gratis, Berobat Gratis, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) Kabupaten Banyuasin, pembangunan infrastruktur hingga ikon lumbung padi.

Sekolah Gratis dan Berobat Gratis yang menjadi program unggulan sejak Gubernur Sumsel Alex Noerdin menjabat sebagai Bupati Kabupaten Banyuasin Sumsel ini, masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

“Banyak pungutan liar dan harus antri juga untuk mendapatkan program ini. Saya juga sudah mendengar banyak masalah jalan rusak di Sumsel. \

Latar belakang pendidikan saya sebagai Insinyur, nanti tidak aka nada lagi jalan yang rusak dan dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.

Lalu, KEK TAA yang digaungkan akan menjadi salah satu poros perekonomian Sumsel, lanjut Ishak, belum terealisasi dengan baik.

Pelabuhan internasional KEK TAA yang sudah dicanangkan, juga tidak mendapat apresiasi yang baik dari para investor.

Bahkan Ishak Mekki mengakui, hingga saat ini belum ada satu investor pun yang tertarik menanamkan investasi untuk pembangunan pelabuhan internasional tersebut.

“Dari gubernur sebelumnya, TAA sudah lama ingin diwujudkan tapi sampai sekarang belum tuntas. Jika terwujud, ini sangat penting untuk membangkitkan perekonomian Sumsel dan melebihi pertumbuhan nasional, serta bisa menyerap tenaga kerja,” katanya.

Dirinya menjanjikan akan membuat para investor lain tertarik untuk menanamkan investasinya ke KEK TAA Banyuasin.

Kawasan rawa di KEK TAA Banyuasin, akan dipersiapkan dengan skema pembagian lahan untuk daerah industri, umum dan perkantoran.

 

3 dari 3 halaman

Pasangan Tepat

Wakil Gubernur Resmi Gandeng Ahli IT Maju Pilkada Sumsel
Perbesar
Usai deklarasi Pilkada Sumsel 2018, paslon ini berswafoto bersama para partai pendukungnya (Liputan6.comm / Nefri Inge)

Yudha Pratomo memang bukan nama baru di Sumsel. Sosoknya dikenal sebagai pendiri Palembang MAJU.

Sebuah komunitas yang bergerak dalam menggalang partisipasi masyarkat dalam membangun kota Palembang, atau disebut participatory government.

Dalam mendampingi Ishak Mekki di Pilkada 2018 ini, dirinya sudah mendapat restu dari parpol pengusung.

Kehadirannya sebagai generasi muda, bisa melengkapi Ishak Mekki yang sudah lama malang melintang di dunia birokrasi.

“Ibarat mobil, ada yang gas, ada yang rem. Jika sama-sama muda, nge-gas terus, kalau sama-sama tua, geraknya akan lesu. Kami berdua juga mewakilu dua suku besar di Sumsel, saya berharap bisa membantu,” katanya.

Sekretaris DPW PPP Sumsel Rizal Kenedy mengatakan, dukungan partainya dilatarbelakangi prestasi Ishak Mekki yang menanjak, mulai berkarir dari bawah hingga bisa menjadi wakil pemimpin Sumsel.

“Selama ini Ishak Mekki sudah melakukan banyak upaya perbaikan, dari kesehatan, infrastruktur, pendidikan, perekonomian kerakyatan. Sehingga tidak ada keraguan kami untuk mendukungnya,”ujarnya.

Lanjutkan Membaca ↓