Polda Papua Barat: Keamanan Jelang Pilkada Masih Terkendali

Oleh Liputan6 pada 08 Feb 2017, 08:33 WIB
Diperbarui 08 Feb 2017, 08:33 WIB
20170124-Proses Pelipatan Surat Suara-Jakarta
Perbesar
Petugas melipat surat suara Pilkada DKI Jakarta 2017 di Gudang Logistik KPU Jakarta Pusat, Senin (24/1). Nantinya semua surat suara akan di distribusikan ke 1.237 TPS di seluruh wilayah Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Manokwari - Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Martuani M Siregar mengatakan, sebanyak 700 personel Brimob telah disebar di seluruh wilayah Polres untuk membantu pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dan objek penting lainnya saqat pencoblosan pilkada 15 Februari 2017.

Kapolda juga menyatakan persiapan personel dan sarana prasana pendukung pengamanan di Papua Barat sudah hampir 100 persen.

"Untuk pasukan Brimob, masing-masing Polres dapat satu peleton, kecuali di Kabupaten Maybrat yang kami lipat gandakan kekuatan. Di situ kami tempatkan satu kompi ditambah satu peleton, kurang lebih ada 130 personel," kata Martuani, di Manokwari, Rabu (8/2/2017) seperti dilansir Antara.

Selain polisi, Polda Papua Barat dibantu 100 personel TNI dari Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari. "Secara umum, situasi keamanan di seluruh wilayah Papua Barat menjelang pilkada masih cukup terkendali," sebut dia.

Martuani mengatakan, rencananya bersama Pangdam Mayjen TNI Joppye O Wayangkau, Pelaksana Tugas Papua Barat Gubernur Eeko Subowo, dan Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana akan berkunjung ke Kabupaten Maybrat dan Sorong pada Kamis 9 Februari 2017. Ia ingin bertatap muka bersama seluruh personel TNI-Polri di seluruh wilayah Sorong Raya.

"Hari Jumat kita di Aimas, selanjutnya akan bergerak ke Kabupaten Tambrauw dan saya sendiri dari hari Sabtu depan akan berada di Maybrat sampai pemungutan suara dilakukan," imbuh Martuani.

Dia mengungkapkan, pergesaran pasukan sudah dilakukan ke daerah-daerah sejak beberapa pekan lalu. Saat ini, 700 personel Brimob yang sudah disebar masih melekat di Polres.

Martuani mengatakan, Polda Papua Barat akan mendapat penambahan 200 personel Shabara dari Polda Jawa Timur dan 75 personel dari Polda Papua. Diperkirakan pada 11 Februari mereka tiba di Papua Barat.

"Sebelumnya kita sudah mendapat penambahan pasukan Brimob dari Mabes Polri 200 orang. Mereka dibagi masing-masing 100 personel untuk Manokwari dan Sorong. Penambahan ini untuk memperkuat pengamanan di Tempat Pemungutan Suara," Martuani menandaskan.