Cara Plt Gubernur Ciptakan Kegembiraan di Pilkada DKI

Oleh Ika Defianti pada 03 Feb 2017, 13:07 WIB
Diperbarui 26 Okt 2018, 08:08 WIB
Pencoblosan Saat Pilkada

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono berharap dapat menciptakan suasana gembira dalam penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta pada 15 Februari 2017.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta sudah bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI untuk memberikan penghargaan anugerah demokrasi bagi TPS yang bisa menarik warga untuk ikut mencoblos.

"Jadi nanti terdapat penilaian dari tiga aspek untuk tempat pemungutan suara(TPS) setiap kelurahan dan camat akan menilainya," kata Sumarsono saat berkunjung di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (3/2/17).

Penilaian terdiri dari tingginya jumlah pemilih, sedikitnya pelanggaran yang dilakukan dan kenyamanan serta rasa aman yang diciptakan di TPS setiap kelurahan di DKI Jakarta.

"Nanti tugas camat untuk memberikan nilai dalam poin ketiga. Sehingga masyarakat yang datang untuk memilih tidak merasakan kekhawatiran akan adanya tindak kejahatan," ujar dia.

Selain itu, Soni panggilan akrab Sumarsono menyarankan setiap TPS menyuguhkan pagelaran musik.

"Seperti di Taman Suropati sering ada penampilan anak-anak bermain biola. Jadi di TPS sekitar Suropati boleh sebelum memulai pemilihan, ada penampilan dari mereka selama 15 menit," ujar Soni.

Tetapi, pemutaran musik itu harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari panitia pengawas pemilu (Panwaslu) setempat.

"Terpenting tidak menganggu jalannya pemilu disetiap TPS. Kalaupun adanya pemutaran musik dianjurkan lagu nasional ataupun lagu Betawi, karena warga Jakarta ingin keadaan yang nyaman dan aman," tandas Soni.