Sebanyak 49 Ribu Surat Suara Pemilu di Lampung Rusak

Oleh Devira PrastiwiLiputan6.com pada 28 Mar 2019, 13:28 WIB
Penyortiran dan Pelipatan Kertas Suara

Liputan6.com, Bandar Lampung - Sebanyak 49 ribu surat suara Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung mengalami kerusakan, seperti robek, warna yang luntur, dan tercoret tinta.

"Selama tiga hari sejak tanggal 27, 28, dan 29 Maret, Komisioner KPU Lampung Divisi Logistik dan Sekretaris sedang melakukan rapat koordinasi di Jakarta," ujar Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/3/2019).

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut dilaksanakan bersama seluruh KPUD. Rakor tersebut, kata Nanang, untuk membahas kekurangan dan penjadwalan pengiriman logistik Pemilu 2019.

"Untuk membahas logistik dan segala macamnya. Kemudian untuk mengetahui jadwal pengirimannya juga," kata Nanang.

Dia menyebutkan, kekurangan logistik di KPU Lampung sebanyak 15 ribu dari kebutuhan Lampung sebanyak 31 juta lembar.

"Dari 31 juta itu surat suara yang rusak sebanyak 49 ribu. Dan itu segera diganti," ucapnya.

Menurut dia, persiapan Pemilu 2019 di Provinsi Lampung tinggal menunggu pengiriman logistik ke tingkat kecamatan.

"Pengiriman logistik itu akan dimulai pada awal April 2019 hingga tanggal 16 April atau satu hari sebelum pemungutan suara," tutur Nanang.

 

2 of 3

Adakan Simulasi Pemungutan Suara

1.551 Surat Suara di KPU Jakarta Pusat Rusak
Pekerja menunjukkan surat suara yang terpotong di Gedung Logistik KPU Kota Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (5/3). Sebanyak 60 persen surat suara rusak akibat terpotong atau tidak simetris dan bercak noda. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Saat ini, proses KPU Lampung maupun kabupaten sedang melakukan simulasi pemungutan suara dan perhitungan suara hingga batas akhir bulan Maret.

Selain itu, KPU Lampung juga tengah mempersiapkan jadwal Bimtek petugas kecamatan, petugas tingkat desa, dan Bimtek terhadap sembilan kabupaten.

"Kalau sekarang mendekati 100 persen. Tinggal menyalurkan logistik saja ke tingkat kecamatan baru selesai semua," jelas Nanang.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓