DPR Minta KPU Efektifkan Sosialisasi Pemilu Serentak ke Publik

Oleh Liputan6.com pada 13 Mar 2019, 01:02 WIB
Diperbarui 13 Mar 2019, 01:02 WIB
Penyortiran dan Pelipatan Kertas Suara
Perbesar
Relawan menunjukkan surat suara Pilpres 2019 yang dilipat di Gudang KPU, Cibinong, Bogor, Kamis (7/3). Jutaan kertas suara tersebut nantinya akan didistribusikan ke 40 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pemilu serentak yang akan digelar pada 17 April 2019 secara maksimal.

"Kami serahkan ke KPU bagaimana cara efektif, efisien dan cepat agar dimengerti oleh masyarakat. Secara teknis tanggung jawab KPU," kata Riza kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Menurut dia, sosialisasi pemilu 2019 ke masyarakat sudah menjadi tugas KPU di samping menjadi tugas para partai politik. Namun, untuk partai politik sosialisasinya sesuai anggaran partai masing-masing.

"Cara mencoblos dan cara lainya itu dilakukan oleh para caleg dan para caleg itu mencetak contoh surat suara untuk melakukan soliasisasi," ujar Anggota Fraksi Partai Gerindra itu.

Sejauh ini, Riza menilai sosialisasi pemilu yang dilakukan oleh para caleg lebih berdampak dibandingkan dengan KPU.

"Caleg itu jumlahnya banyak sekali ribuan caleg dari setiap partai. Artinya, KPU dan caleg harus terus meningkatkan sosilisasikan pemilu 2019 ini," ucap dia.

 

2 dari 2 halaman

Libatkan Elemen Masyarakat

Oleh karena itu, Riza terus mendorong KPU lebih intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Misalnya dengan melibatkan elemen masyarakat, organisasi atau elemen lain karena dana yang diberikan juga cukup besar.

"Sejauh ini sudah cukup bagus, cuma KPU harus terus meningkatkan kinerjanya dengan efektif dan efisien," kata dia.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓