Relawan Demokrasi Didampingi KPU Bangka Barat saat Sosialisasi Pemilu 2019

Oleh Devira PrastiwiLiputan6.com pada 28 Feb 2019, 14:34 WIB
KPUD Bekasi Sosialisasi Pemilu kepada Pemilih Pemula Disabilitas

Liputan6.com, Bangka Barat - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung melakukan pendampingan kepada para relawan demokrasi agar sosialisasi mengenai Pemilu 2019 yang dilakukan tepat sasaran.

"Kami tetap akan terus melakukan pendampingan sosialisasi bisa maksimal sehingga memberi dampak pada meningkatnya jumlah partisipasi pemilih pada pelaksanaan pencoblosan yang akan digelar pada 17 April 2019," ujar Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Harpandi, seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/2/2019).

Menurutnya, para relawan demokrasi Pemilu 2019 yang sudah terbentuk di daerah itu telah melakukan berbagai pola sosialisasi sesuai dengan kelompok atau segmen pemilih di wilayah kerja kecamatan masing-masing.

Pembagian tugas sesuai kelompok pemilih tersebut, kata Harpandi, diharapkan mampu menjangkau para pemilih yang selama ini tidak tersentuh sosialisasi, antara lain kelompok pemilih pinggiran, disabilitas, perempuan, dan lainnya.

"Hari ini kami lakukan pendampingan bagi relawan demokrasi di Desa Kundi, Kecamatan Simpangteritip, relawan cukup baik dalam menjalankan tugasnya dan peserta sosialisasi juga cukup antusias mengikuti kegiatan hingga acara berakhir," ucapnya.

Harpandi berharap, sosialisasi yang terus dilakukan ini dapat meningkatkan jumlah pemilih Pemilu 2019 di Bangka Barat, Bangka Belitung.

"Kami harapkan penggencaran sosialisasi ini mampu meningkatkan jumlah pemilih mencapai lebih dari 75 persen dari 128.717 yang terdata sebagai pemilih di Kabupaten Bangka Barat," jelas Harpandi.

 

2 of 3

Berikan Simulasi Pemilu 2019

Media Sosialisasi Pemilu 2019
Sosialisasi pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 menghiasi trotoar di depan kantor Kemenkominfo di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (26/2). Pada Pemilu 2019, tingkat partisipasi pemilih ditarget sebesar 77,5 persen. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dalam sosialisasi yang diikuti sekitar 30 orang itu, para petugas menyampaikan pentingnya menggunakan hak pilih agar mendapatkan pemimpin yang sesuai dan mampu membawa perubahan pembangunan.

Selain itu, para petugas juga memberikan contoh atau simulasi tata cara memilih untuk memudahkan pelaksanaan pemungutan suara di TPS.

Untuk memaksimalkan pola sosialisasi, para relawan demokrasi diwajibkan membuat laporan secara mingguan.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓