Jadi Caleg Nasdem, Wanda Hamidah Dukung Polri Berantas Mafia Sepak Bola

Oleh Ika Defianti pada 29 Des 2018, 15:25 WIB
Diperbarui 29 Des 2018, 15:25 WIB
[Bintang] Tak Kalah dengan Lulu Tobing, Ini 8 Foto Wanda Hamidah yang Memesona
Perbesar
Terlepas dari ketertarikannya dengan dunia politik, Wanda Hamidah merupakan sosok wanita cantik yang menawan. Di usianya yang sudah 40 tahun, namun kecantikannya seakan tak pernah luntur. (Foto: instagram.com/wanda_hamidah)

Liputan6.com, Jakarta - Calon anggota DPR dari Partai Nasdem, Wanda Hamidah mendukung Polri langkah Polri memberantas mafia sepak bola di tanah air. Wanda menilai, sebagai olahraga yang paling digandrungi masyarakat, sepak bola harus bersih dari mafia. 

"Sepak bola ini hiburan yang merakyat. Satu-satunya olahraga bisa merambah semua kalangan, semua suka sepak bola. Sangat prihatin dengan kasus pengaturan skor," kata Wanda di Jakarta, Sabtu (29/12/2018).

Dia mengaku geram adanya kabar keterlibatan institusi regulator dalam kasus pengaturan skor itu. Padahal regulator, kata Wanda merupakan pihak yang dipercaya masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan penangkapan itu yang lain juga diungkap, ditangkap. Sehingga diharapkan sepak bola kita ini ke depannya lebih baik," ucap Wanda Hamidah.

 

 

2 dari 3 halaman

Kasus Penipuan

Sebelumnya, Johar Lin Eng yang juga menjabat sebagai Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah (Jateng) ditangkap karena diduga terlibat dalam pengaturan skor di sejumlah pertandingan sepak bola di Indonesia.

Tertangkapnya Johar bukan persoalan PSSI, melainkan tersandung kasus penipuan di Liga 3 yang menjanjikan sesuatu di luar konteks sepak bola.

Selain anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng, dua orang lainnya, Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI) dan Atik (anaknya) juga ditangkap Satgas Anti-Mafia Sepak Bola.

Terbaru, anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto, juga ditangkap Satgas di Yogyakarta.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓