Ingatkan Warga Kapuas Hulu, Parpol Hingga Caleg Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019

Oleh Devira PrastiwiLiputan6.com pada 01 Nov 2018, 14:11 WIB
Diperbarui 01 Nov 2018, 14:11 WIB
Ilustrasi Pemilu 2019
Perbesar
Badut berbentuk kotak suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), ondel-ondel, dan marching band ikut meramaikan pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Kapuas Hulu - Sejumlah tokoh dan pengurus partai politik serta calon anggota legislatif (caleg) di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan Deklarasi Damai Pemilu 2019.

Acara itu diselenggarakan di halaman Polres Kapuas Hulu yang juga dihadiri oleh bupati setempat, Kamis (1/11/2018) pagi.

Menurut Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Ricky, deklarasi damai dan rapat koordinasi ini dilakukan untuk kembali mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban menghadapi Pemilu 2019.

"Kami dari pihak keamanan harus bisa menjaga dari berbagai sisi terutama koordinasi dan komunikasi baik kemungkinan gangguan Kamtibmas mau pun kelancaran pelaksanaan Pemilu," ujar Ricky, seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir menilai, deklarasi damai yang dilaksanakan itu merupakan kegiatan positif untuk saling mengingatkan agar semua pihak menjaga keamanan.

Dia mengatakan, menjaga keamanan merupakan tanggungjawab bersama serta komitmen bersama.

"Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang menghadapi Pemilu 2019," kata Nasir.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Sambut Baik Deklarasi

Kemeriahan Pawai Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019
Perbesar
Suasana kemeriahan saat pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). Pawai dimulai dari Monas kemudian melintasi Jalan Medan Merdeka Barat dan kembali ke Monas. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Sekretaris Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu Petrus Kusnadi pun menyambut baik deklarasi damai untuk Pemilu 2019. Menurut Kusnadi, untuk menciptakan rasa aman dan damai memang perlu komitmen bersama.

"Jika kita semua sudah komitmen menjaga kedamaian maka kita akan siap menjaga NKRI, saya rasa itu tanggungjawab bersama," ucap Kusnadi.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA dan provokasi Pemilu 2019 lainnya. "Jika kita sudah saling menjaga, maka kedamaian juga akan tercipta dan kita rasakan bersama," ucap Kusnadi.

Lanjutkan Membaca ↓