SBY Ingin Perolehan Suara Pileg 2019 Melebihi 2014

Oleh Liputan6.com pada 29 Okt 2018, 08:43 WIB
Diperbarui 29 Okt 2018, 08:43 WIB
Jumpa Pers SBY dan Prabowo Subianto
Perbesar
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberi keterangan pers seusai pertemuan di Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7). Pertemuan ini tindak lanjut dari komunikasi politik Demokrat dan Gerindra jelang Pilpres 2019. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Yogyakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginginkan perolehan suara partainya dalam Pemilu Legislatif 2019 mampu melebihi capaian suara pada 2014.

"Yang jelas secara nasional kami ingin di atas perolehan 2014, untuk DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) juga begitu," kata SBY dalam acara temu kader Partai Demokrat se-DIY di Kulon Progo, Minggu 28 Oktober 2018.

Untuk merealisasikan perolehan itu, menurut SBY, kader partainya akan bergerak sekuat tenaga dengan menempuh cara-cara yang baik.

"Yang jelas kami akan berikhtiar, bekerja sekuat tenaga dengan cara-cara yang baik untuk mencapai sasaran di atas perolehan kami di tahun 2014," kata SBY seperti dilansir dari Antara.

Dengan secara optimal mengaktifkan seluruh mesin partai, dia yakin perolehan suara di DIY bisa melebihi capaian 7 persen pada Pileg 2014.

"Dengan bekerja keras semuanya kami berharap bisa mencapai sasaran di atas perolehan kemarin yang berada di kisaran 7 persen pada 2014 untuk DIY," ucap SBY.

 

2 dari 3 halaman

Instruksi SBY

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta seluruh calon anggota legislatif (caleg) dari partainya tidak banyak memberikan janji yang muluk saat kampanye.

"Saya instruksikan kepada para caleg jangan banyak berjanji. Jangan berjanji yang muluk-muluk. Saya takut kalau janjinya setinggi langit, nanti malah tidak bisa ditepati," kata SBY saat berdialog bersama warga, kader, dan fungsionaris Partai Demokrat di Ndalem Benawan, Yogyakarta, Sabtu malam, 27 Oktober 2018.

Menurut SBY, instruksi tersebut telah disampaikan kepada para kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia. Kampanye yang muluk atau hampir pasti tidak bisa ditepati, kata dia, harus dihindari.

"Saya sudah meminta seluruh jajaran Partai Demokrat, termasuk di Yogyakarta," kata Presiden ke-6 RI ini seperti dilansir Antara.

Meski demikian, dia mengatakan, penyampaian janji kepada masyarakat merupakan bagian dari kampanye itu sendiri.

"Kampanye itu pada prinsipnya adalah janji-janji apakah itu capres cawapres, dan juga partai politik utamanya para calon anggota DPR RI atau DPRD provinsi/kabupaten. Janji-janji kalau beliau mendapatkan amanah dan mendapatkan mandat dari rakyat apa yang dilakukan," ujar SBY.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓