Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun Anggaran 2012 kepada Kementerian Agama yang diterima Menag Suryadharma Ali (kiri) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/12). Belanja negara pada APBN tahun 2012 yang sudah disepakati Pemerintah dengan DPR sebesar Rp.1.435,4 triliun atau 17,7 persen dari Produk Domestik Bruto, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp.114,6 triliun atau 8,7 persen, yang sebagian besar akan dibiayai dari Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp.1.310,6 triliun dan sebagian besar berasal dari Penerimaan Perpajakan sebesar Rp.1.032,6 triliun atau 78,7 persen dari Pendapatan Negara dan Hibah secara keseluruhan.(Antara)

Oleh agung.binarko pada 20 Des 2011, 14:13 WIB
Diperbarui 20 Des 2011, 14:13 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun Anggaran 2012 kepada Kementerian Agama yang diterima Menag Suryadharma Ali (kiri) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/12). Belanja negara pada APBN tahun 2012 yang sudah disepakati Pemerintah dengan DPR sebesar Rp.1.435,4 triliun atau 17,7 persen dari Produk Domestik Bruto, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp.114,6 triliun atau 8,7 persen, yang sebagian besar akan dibiayai dari Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp.1.310,6 triliun dan sebagian besar berasal dari Penerimaan Perpajakan sebesar Rp.1.032,6 triliun atau 78,7 persen dari Pendapatan Negara dan Hibah secara keseluruhan.(Antara)
111220bfoto-dipa-b.jpg
Klik gambar untuk perbesar
1 / 1

Tag Terkait