Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor Kopling, Jangan Disepelekan

Oleh Arief Aszhari pada 04 Okt 2022, 06:12 WIB
Diperbarui 04 Okt 2022, 06:12 WIB
20150805- Atraksi CBR 150 dan New Sonic 150-Jakarta
Perbesar
Atraksi motor Honda All-New CB 150 dan New Sonic 150 usai peluncuran 2 motor terbaru Astra Honda Motor (AHM) di Gedung Pusat Niaga, Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/8/2015). (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Sepeda motor kopling, atau yang berjenis sport menjadi salah satu model yang digemari pecinta roda dua di Indonesia. Meskipun, pasar skuter matik (skutik) berkuasa, sepeda motor kopling tidak kehilanggan penggemar setianya.

Perbandingan teknis sepeda motor kopling dan skutik sejatinya tidak berbeda jauh, dan yang jadi pembeda hanyalah transmisinya.

Sepeda motor kopling transmisinya dilakukan secara manual, dengan berpindah gigi, sedangkan skutik memiliki transmisi yang bergerak secara otomatis. Ketika mengendarai motor kopling pun harus lebih banyak berkonsentrasi dibandingkan skutik, dikarenakan saat menggunakan sepeda motor kopling harus memperhatikan sisi kopling, gas, rem secara bersamaan.

Berikut, tips aman dalam mengendarai sepeda motor kopling:

1. Pelajari Cara Kerja Motor Kopling

Letak panel kopling terdapat pada tuas tangan kiri pengendara (bagian kanan adalah rem depan, sedangkan bagian kiri adalah kopling).

Ketika mulai menarik tuas kopling, maka lempeng kopling akan di tekan oleh kampas rem sehingga menjadi berhenti. Nah di saat itulah biasanya pengendara dapat memindahkah gigi transmisi.

Intinya fungsi utama kopling itu sendiri adalah untuk memutus penggerak yang berbentuk transmisi dan juga sebagai gear ke mesin, sehingga proses perpindahan gigi jadi lebih mudah.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


2. Optimalkan Perpindahan Kopling

Ketika memindahkan gigi motor, ada baiknya hal tersebut dilakukan pada putaran mesin di sekitar 2300 – 2500 rpm. Namun tidak selamanya putaran mesin itu dapat dijadikan patokan dalam berkendara. Biasakan mengambil rpm rendah karena setiap jenis motor kopling itu berbeda-beda.

3. Kenali Penggunaan Engine Brake

Engine Brake adalah keunggulan dari motor kopling. Engine Brake itu sendiri adalah pengereman yang terjadi karena mesin, transmisi yang bekerja di dalam mesin ketika pengendara melepas tuas gas. Engine Brake membantu pengendara yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi untuk melakukan pengereman.

4. Pelajari Cara Aman Berkendara

Apabila pengendara sudah paham mengenai bagaimana cara mengendarai motor kopling dengan baik, maka tugas pengendara selanjutnya adalah meningkatkan kemampuannya dalam berkendara sesuai dengan standar keamanan yang ada.


Infografis Motor Listrik

Infografis Motor Listrik
Perbesar
Infografis Motor Listrik. (Liputan6.com/abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya