Salah Memberikan Bonus, Honda Minta Karyawan Mengembalikan Uangnya

Oleh Arief Aszhari pada 21 Sep 2022, 17:05 WIB
Diperbarui 21 Sep 2022, 17:05 WIB
All-new Honda CR-V 2017
Perbesar
Honda mulai memproduksi massal all-new Honda CR-V 2017 di pabrik mereka yang ada di Ohio, Amerika Serikat (AS).

Liputan6.com, Jakarta - Mendapatkan bonus di tempat kerja, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seorang karyawan. Bahkan, dengan uang yang didapatkannya, bisa memperbaiki kualitas hidup beberapa orang.

Namun, apa jadinya jika sebuah perusahaan salah memberikan bonus kepada karyawannya. Dan hal tersebut, terjadi kepada Honda. Pabrikan berlambang huruf H ini, mengatakan salah memberikan bonus dengan memberikan lebih besar uang yang harus diterima karyawannya.

Disitat Autoblog, Rabu (21/9/2022), Honda baru-baru ini mengirim memo kepada karyawan di pabriknya di Marysville, Ohio yang memberikan informasi jika perusahaan telah membayar bonus lebih, dan pekerja perlu mengembalikan kelebihan uang tersebut.

NBC4 melaporkan bahwa beberapa karyawan harus membayar hingga ratusan dolar, dan hanya sedikit yang dapat dilakukan untuk menghentikan proses pengembalian bonus tersebut.

Seorang juru bicara Honda mengatakan, masalah yang berkaitan dengan kompensasi adalah masalah sensitif, dan pihaknya bekerja dengan cepat pada item tersebut untuk meminimalkan potensi dampak kepada rekanannya.

"Karena ini adalah masalah personel, kami tidak memiliki informasi lebih lanjut untuk diberikat terkait masalah ini," ujar juru bicara tersebut.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Waktu pengembalian

Honda sendiri memberikan waktu hingga 22 September 2022, bagi karyawan untuk memutuskan bagaimana ingin membayar kelebihan bonus tersebut.

Para pekerja dapat memilih, untuk membayar di muka, mengurangi jumlah gaji, atau menggunakan bonus di masa mendatang.

Infografis Ratu Inggris Elizabeth II Meninggal Dunia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Ratu Inggris Elizabeth II Meninggal Dunia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya