Dapat Sambutan Positif, Seberapa Laris Hyundai Stargazer di Indonesia?

Oleh Arief Aszhari pada 31 Agu 2022, 19:00 WIB
Diperbarui 01 Sep 2022, 13:16 WIB
Hyundai Stargazer
Perbesar
Hyundai Stargazer (Arief/Liputan6.com)

Liputan6.com, Surabaya - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) baru saja meluncurkan mobil keluarga terbarunya, Stargazer. Pesaing dari Toyota Avanza ini, secara resmi dipasarkan saat gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.

Namun, pabrikan asal Korea Selatan jni, sudah mulai membuka pesanan untuk Stargazer mulai pertengahan Juli atau tepatnya pada 15 Juli 2022.

"Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sudah 1.200-an unit, dari 15 Juli hingga akhir Juli. Hanya setengah bulan," ujar Makmur, Chief Operating Officer (COO) HMID, di sela-sela media test drive Hyundai Stargazer, di Surabaya, Rabu (31/8/2022).

Lanjut Makmur, sedangkan untuk SPK di GIIAS 2022 adalah sebesar 1.600-an unit. Namun, merujuk dari data resmi yang dikeluarkan oleh jenama asal Negeri Ginseng ini, Stargazer berhasil terpesan sebanyak 1.585 unit SPK.

"Pengiriman terhitung pada 25-an Juli 2022 sekitar 500 unit. Tapi, faktur kepolisian yang sudah dikirim ke konsumen 300-an unit," tegasnya.

Sementara itu, untuk tipe yang paling laris, adalah Stargazer Prime single tone captain seat. Sedangkan wilayah yang jadi penyumbang terbesar, tetap Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

Sebagai informasi, Hyundai Stargazer tersedia dalam empat varian. Pertama, Stargazer Active MT Rp243,3 juta, Active IVT Rp255,9 juta, Trend MT Rp263,3 juta, Trend IVT Rp275,9 juta, Style Rp296,3 juta, dan Prime Rp 307,1 juta.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Ganjar Pranowo Mulai Pakai Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 untuk Kendaraan Dinas

Penggunaan kendaraan listrik, terutama yang baterai murni sudah dilakukan oleh pemerintah provinsi (Pemprov). Salah satu yang paling awal, adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Jawa Tengah (Jateng), telah meresmikan Hyundai Ioniq 5 sebagai mobil dinas, Kamis (25/8/2022). Penggunaan mobil listrik asal Korea Selatan ini, akan digelar secara bertahap.

"Iya kami akan mulai, jadi ketika kebijakan itu ada, tahun ini Dinas ESDM mulai dulu. Nanti ada rencana dari dinas-dinas mau gunakan mobil listrik, tinggal cari partner-nya, siapa pabriknya. Kalau pemerintah yang melakukan saya kira transformasinya akan lebih cepat lagi," kata Ganjar, dikutip dari Antara.

Lanjut Ganjar, saat ini juga pihaknya ingin mendorong penggunaan mobil listrik. Dengan semangat, bagaimana betul-betul melakukan transformasi energi.

"Jadi ini semangat bagaimana betul-betul transformasi energi dimulai meski masih timik-timik, masih pelan-pelan tapi sekarang harus kita segera mulai," tambahnya.

Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 yang akan digunakan dilaporkan dibeli dengan harga Rp718 juta.

Hyundai Ioniq 5 menjadi mobil listrik paling menarik tahun ini. Meski banderol harganya terbilang cukup tinggi, Ioniq 5 menawarkan desain menarik serta fitur canggih untuk pemenuhan mobilitas masyarakat di era ramah lingkungan.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya