Deretan Mobil dan Motor Listrik yang Digunakan di KTT G20

Oleh Arief Aszhari pada 31 Agu 2022, 13:02 WIB
Diperbarui 31 Agu 2022, 13:02 WIB
Hyundai Genesis G80
Perbesar
Hyundai Genesis G80. (Septian/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, akan ada sebanyak 616 unit kendaraan listrik yang tengah dipersiapkan untuk KTT G20 di Bali.

"Ada 616 mobil listrik yang sudah disiapkan, adi kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam rangka G20 itu sudah kami siapkan," kata Darmawan saat pembukaan SPKLU di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, seperti disitat Merdeka.com, Selasa (30/8/2022).

Rinciannya, ada 123 unit mobil listrik merek Genesis G80 untuk VVIP, dan 246 unit merek Hyundai Loniq 5 untuk para delegasi, Hyundai Loniq 124 unit untuk leadcar, dan mobil listrik merek Lexus UX300e untuk pengamanan ada 123 unit.

Motor Listrik dan Mobil Listrik Operasional

Kemudian, ada kendaraan bermotor listrik Patwal sebanyak 290 unit, dan kendaraan mobil listrik merek Wuling Air EV sebanyak 300 unit.

"Ada 300 tambahan untuk kendaraan listrik untuk operasional kemudian ada 270 motor listrik untuk pengamanan," tegasnya.

Selain itu, PLN juga menyiapkan 66 fast charging SPKLU dan 200 home charging di seluruh wilayah tempat KTT G20.

"Juga ditambah (Fast Charging) ada sekitar 24 tambahan dari Toyota. Kemudian juga kami siapkan 200 home charging. Dalam hal ini, kita sudah melakukan simulasi bahwa satu mobil listrik sekali pengisian jarak tempuhnya sekitar 350 kilometer dan ada 500 kilometer," jelasnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Pengisian kendaraan listrik

"Artinya apa, bahwa jarak tempuh yang digunakan pada hari H-nya itu nanti kekurangannya paling 25 sampai 30 persen saja. Untuk itu, kita sudah lakukan simulasi kita melakukan top up dari yang sudah ada," lanjutnya.

Sementara itu, ia menyebutkan dari setiap kendaraan membutuhkan sekitar 15 menit untuk pengisian listrik.

"Artinya dari persiapan yang kita lakukan ini, dari 66 fast charging hampir 90 persen dalam waktu empat Minggu bisa diselesaikan dan home charging juga hampir selesai juga, simulasi juga hampir selesai dan persiapan sudah hampir rampung dalam menghadapi KTT G20," pungkasnya.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya