Ini Alasan Daihatsu Memilih Ayla Sebagai Basis Konsep Mobil Listrik

Oleh Amal Abdurachman pada 16 Agu 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 16 Agu 2022, 10:00 WIB
Daihatsu Ayla EV
Perbesar
Jika nantinya model ini diproduksi massal, Daihatsu akan tetap menggandeng suplier-suplier lokal. Tak cuma itu, usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga akan dilibatkan.

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bersama dengan Daihatsu Motor Company, Japan (DMC) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan mobil listrik dengan menampilkan mobil konsep konversi Ayla BEV (Battery Electric Vehicle) di booth Daihatsu di GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show), ICE BSD City pada 11–21 Agustus 2022.

Dalam hal desain, Ayla BEV memiliki karakter desain unik yang bisa dilihat dari parametric pattern pada bagian bumper depan, warna satine silver pada warna bodi mobil, ditambah dengan aksen electric yellow yang menjadi representasi dari kendaraan listrik. Pada sisi roda, Ayla BEV menyematkan 17 inch alloy wheel.

Pada sisi interior, terdapat Panel Speedometer TFT 7-inch, serta desain kursi baru yang menambah nuansa kenyamanan, serta kaca spion yang menggunakan layar digital pada sisi kanan-kiri dashboard untuk sebagai penerapan teknologi terkini, serta mendukung aerodinamis pada kendaraan.

Pada spesifikasi teknis, mobil konsep Ayla BEV ini juga menggunakan Electric Motor berdaya 60kW, serta Lithium-ion Battery 32kWh. Secara struktur pada mobil, Ayla BEV dikembangkan oleh para engineer lokal dengan melakukan pengembangan pada bagian dan part tertentu seperti drivetrain, battery, under body, dan suspension.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Selanjutnya

Daihatsu Ayla EV
Perbesar
Daihatsu Ayla EV (ADM)

Daihatsu memilih pengembangan kendaraan listrik menggunakan Daihatsu Ayla sebagai basisnya karena merupakan mobil LCGC pertama yang didesain oleh engineer lokal, dan dibuat di Indonesia. Produksi Ayla melibatkan lebih dari 1.000 supplier lokal, serta mencapai kandungan lokal hingga 80%.

Sebagaimana diketahui, Daihatsu Ayla sebagai kendaraan LCGC di Indonesia, terus mendapat sambutan positif dari para pelanggan, dan telah terjual lebih dari 255 ribu unit hingga Juli 2022 sejak perdana diluncurkan pada 2013 lalu.

“Daihatsu berkomitmen dalam mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dengan mengirim lebih dari 250 engineer lokal ke Jepang untuk melakukan transfer teknologi dalam menyediakan kendaraan yang paling sesuai untuk pelanggan Indonesia. ‘Dari Indonesia, Untuk Indonesia’ adalah visi utama kami. Daihatsu juga memulai pengembangan Baterai EV di pusat R&D sebagai wujud usaha kami menuju era elektrifikasi,” ujar Yasushi Kyoda, President Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya