Ini yang Bikin Oli Sintetis Lebih Unggul dari Pelumas Mineral

Oleh Septian Pamungkas pada 07 Jul 2022, 06:02 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 06:02 WIB
oli mesin
Perbesar
Ilustrasi ganti oli mesin. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Oli atau pelumas mesin kendaran bermotor yang beredar di pasaran terdiri dari dua jenis, yakni berbahan dasar mineral dan sintetis. Bicara soal kemampuan, oli sintetis berada di atas oli mineral.

Oli mineral sendiri kebanyakan digunakan oleh kendaraan berteknologi lawas. Sementara oli sintetis diracik untuk kendaraan dengan teknologi terkini.

"Oli sintetis memang dihadirkan untuk menyesuaikan dengan menyesuaikan perkembangan teknologi mesin yang ada. Ada kebutuhan untuk mengembangkan oli dengan performa performa lebih tinggi," terang Reza Ben Ungerer, Division Head B2C PT Pana Oil Indonesia dalam keterangan resminya.

Untuk diketahui, oli mineral identik dengan performa melepas panas yang tak sebaik oli sintetis. Oli mineral juga mudah teroksidasi dan menguap. struktur molekulnya juga yang tidak rata sehingga berpengaruh pada kinerja pelumasannya itu sendiri.

Oli mineral memiliki karakteristik tingkat kekentalan atau viskositas yang tinggi. Sementara oli sintetis memiliki viskositas yang cenderung encer dan stabil.

Disebutkan, oli sintetis telah melalui proses khusus untuk memperoleh satu formula yang spesifik di mesin seperti jenis mesin, kapasitas mesin, hingga bahan bakar yang dipakai bahkan peruntukan kendaraannya.

"Oli sintetis punya karakter khas atas struktur molekulnya yang lebih baik, performa lebih unggul dalam melindungi komponen mesin dari keausan, tidak mudah teroksidasi, bahkan bisa menghadirkan proses pendinginan mesin yang lebih optimal daripada oli mineral,” jelas Reza.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Oli Sintetis Panaoil

PanaOil sendiri memiliki sederet oli sintetis lewat produk PanaOil SP5 Synthetic Protection yang terdiri dari PanaOil SP5 Synthetic Matic 10W-30 dan PanaOil SP5 Synthetic Matic 10W-40 untuk motor otomatis, serta PanaOil SP5 Synthetic Manual 10W-40 maupun PanaOil SP5 Synthetic Manual 20W-50 untuk motor bertransmisi manual.

"Setiap produk PanaOil SP5 yang seluruhnya merupakan oli sintentis juga dilengkapi formula khusus lainnya yaitu Engine Power Protection Technology yang akan memberikan perlindungan maksimal pada komponen mesin dari potensi keausan yang muncul akibat proses mekanis serta kimiawi selama mesin bekerja," jelas Reza Ben Ungerer.

Pelumas PanaOil telah berstandar JASO (Japan Automotive Standard Organization) sehingga menghadirkan rincian lebih spesifik atas kebutuhan formula oli kendaraan bermotor.

Infografis Manuver Manuver Para Parpol Cari Koalisi dan Poros Baru. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Manuver Manuver Para Parpol Cari Koalisi dan Poros Baru. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya