Borong 37 Unit, Aceh Jadi Provinsi Pertama Jadikan Gesits Kendaraan Operasional Pemda

Oleh Liputan6.com pada 29 Mei 2022, 06:06 WIB
Diperbarui 29 Mei 2022, 06:06 WIB
Motor Gesits
Perbesar
Motor Gesits terlihat di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/11). Motor Gesits ini akan diproduksi massal di pabrik perakitan yang berada di kawasan industri Wijaya Karya di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Aceh - Aceh menjadi provinsi pertama yang menggunakan sepeda motor listrik Gesits sebagai kendaraan operasional pemerintahan daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh telah melakukan pembelian 37 unit sepeda motor listrik Gesits melalui e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Aceh merupakan provinsi pertama di Indonesia yang menggunakan sepeda motor listrik Gesits sebagai kendaraan operasional di lingkungan Pemerintahan Daerah," ucap Direktur Utama PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) M. Samyarto dalam keterangan persnya, dikutip Minggu (29/5/2022).

Samyarto mengatakan, penggunaan Gesits sebagai kendaraan operasional pemerintah daerah menjadi wujud nyata sinergi dalam mendukung ketahanan energi nasional dan mendorong akselerasi kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia.

Adanya sinergi tersebut, kata dia, menjadikan Aceh sebagai role model bagi provinsi lainnya dalam mendukung ketahanan energi nasional, dengan mulai menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Samyarto berharap hadirnya Gesits di Aceh dapat mendorong dan meningkatkan semangat dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan energi hijau yang ramah lingkungan.

Sepeda motor tersebut akan diperuntukkan bagi petugas pengumpul data bidang perdagangan dan perindustrian di 23 kabupaten/kota. Sepeda motor listrik tersebut juga akan digunakan untuk survei kebutuhan pokok di Aceh.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 
 

Apresiasi Karya Anak Bangsa

Sepeda motor listrik Gesits yang dibeli pemerintah provinsi Aceh. (Dok. Gesits)
Perbesar
Sepeda motor listrik Gesits yang dibeli pemerintah provinsi Aceh. (Dok. Gesits)

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, latar belakang pemilihan kendaraan listrik Gesits yakni untuk menghemat biaya dan mempermudah kinerja, juga sebagai bentuk apresiasi kepada karya anak bangsa.

Selain itu, penggunaan sepeda motor ini juga disebut sebagai bentuk pengenalan kepada masyarakat Aceh tentang kendaraan hemat energi dan bersih lingkungan.

“Dengan demikian nantinya kita siap berpartisipasi mendukung operasional seluruh kendaraan bertenaga listrik di Indonesia pada tahun 2050,” ujar Nova.

Lahir sebagai kreativitas putra-putri terbaik bangsa, Gesits sebagai kendaraan listrik berbasis baterai, menjadi salah satu solusi mendukung program pemerintah dalam mengurangi penggunaan dan ketergantungan terhadap energi fosil.

Tidak hanya hemat dan ramah lingkungan, Gesits juga turut memberdayakan pemasok lokal. Hal ini ditunjukkan dengan penggunaan komponen yang di produksi di dalam negeri sebanyak 85 persen dari total 162 komponen yang dipasok oleh 24 perusahaan dan lima di antaranya BUMN.

Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Gesits saat ini sebesar 46,73 persen, sehingga masuk kategori sebagai motor listrik nasional.

Sepeda motor Gesits dapat dipesan melalui e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

 

Infografis Motor Listrik

infografis motor listrik
Perbesar
motor listrik lebih murah dalam perawatan, tapi tidak untuk baterai (liputan6.com/abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya